Silaturahmi TNI dan Hadat Balanipa, Perkuat Komunikasi Adat dan Negara

keberadaan adat tetap memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi bagian dari identitas dan tata sosial yang berkembang di daerah. Tiga unsur dalam bangsa jika menyatu yakni pemerintah, militer dan budaya maka melahirkan kekuatan dan keharmonisan bagi kemasyarakatan

Ikonkata– Silaturahmi antara jajaran TNI dan Kerapatan Hadat Balanipa berlangsung di Polewali Mandar. Pertemuan tersebut mempertemukan Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin dengan A. Mujib yang juga dikenal sebagai Puang Limboro dalam struktur adat Balanipa di Polman, Sabtu (26/9/2026).

Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi antara institusi negara dan pemangku adat, terutama dalam melihat peran adat dalam kehidupan sosial masyarakat Polewali Mandar.

A. Mujib mengatakan, hubungan antara pemerintah, TNI dan pemangku adat perlu terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati.

“TNI dan kebudayaan sebenarnya berada dalam ruang yang sama, yaitu menjaga masyarakat dan menjaga keutuhan bangsa. TNI menjaga negara dari sisi pertahanan, sementara kebudayaan menjaga identitas, nilai dan ikatan sosial masyarakat. Karena itu, hubungan TNI dengan pemangku adat  Balanipa perlu dibangun melalui komunikasi dan saling menghormati.” Kata  A.Mujib melalui keterangan rilisnya yang diterima redaksi, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bapperida Sulawesi Barat sekaligus Puang Limboro, A. Mujib memiliki posisi yang mempertemukan dua ruang, yakni pemerintahan dan kelembagaan adat. Dalam pertemuan tersebut, komunikasi berlangsung dalam suasana informal namun tetap menempatkan adat dan institusi negara pada ruangnya masing-masing.

Menurut A. Mujib, keberadaan adat tetap memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi bagian dari identitas dan tata sosial yang berkembang di daerah. Tiga unsur dalam bangsa jika menyatu yakni pemerintah, militer dan budaya maka melahirkan kekuatan dan keharmonisan bagi kemasyarakatan

“Ketika TNI, pemerintah dan pemangku adat saling berkomunikasi, kita membangun kekuatan negara sekaligus merawat hubungan sosial masyarakat.”ujarnya.

Pertemuan dengan Dandim 1402/Polman juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan dengan para pemangku adat di Balanipa. Komunikasi semacam ini dinilai penting untuk memahami dinamika sosial masyarakat sekaligus menjaga hubungan antara unsur negara dan struktur sosial yang hidup di tengah masyarakat.

Kerapatan Hadat Balanipa sendiri merupakan bagian dari struktur adat yang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan masyarakat Balanipa. Dalam konteks kekinian, keberadaannya tetap berhubungan dengan berbagai persoalan sosial dan kebudayaan di Polewali Mandar.

Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi pertemuan awal antara A. Mujib sebagai Puang Limboro dengan Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin. 

banner 336x280