Ikonkata-Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kembali mendorong penguatan ekosistem musik jazz di Kota Makassar. Ia berharap Makassar Jazz Festival tidak sekadar menjadi agenda pertunjukan musik, tetapi berkembang menjadi salah satu ikon kreatif yang memperkuat identitas kota.
Dorongan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri launching Makassar Jazz Festival 2026 yang digelar melalui kegiatan Sunset Sailing di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Minggu malam (13/9/2026).
Menurut Munafri, perjalanan komunitas jazz di Makassar selama 16 tahun menjadi modal penting untuk membawa festival tersebut ke tingkat yang lebih besar.
“Setelah 16 tahun tumbuh bersama komunitas, saya ingin festival ini terus berkembang dan menjadi salah satu ikon kreatif Kota Makassar,” ujar Munafri.
Ia menilai perkembangan musik di Makassar tidak bisa hanya bertumpu pada satu genre. Pemerintah kota, kata dia, perlu memberikan ruang yang setara bagi berbagai komunitas dan genre musik untuk berkembang.
Bagi Munafri, keberadaan komunitas musik merupakan bagian dari potensi ekonomi kreatif yang dapat ikut menghidupkan kota. Festival dan berbagai kegiatan musik juga berpeluang menarik lebih banyak pengunjung serta menciptakan ruang pertemuan bagi pelaku kreatif.
Karena itu, ia ingin Makassar dibangun sebagai kota yang mampu menjadi rumah bagi industri musik yang inklusif dan kreatif.
“Kita juga harus memberi ruang yang sama bagi semua genre dan komunitas musik untuk tumbuh,” katanya.
Munafri berharap perkembangan Makassar Jazz Festival dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan komunitas musik lainnya. Dengan ekosistem yang semakin kuat, Makassar tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan pertunjukan, tetapi juga mampu melahirkan karya, talenta dan kegiatan kreatif yang memiliki daya tarik lebih luas.
Jazz Makassar, menurut Munafri, sudah waktunya naik kelas. Bukan hanya sebagai pertunjukan, tetapi sebagai bagian dari wajah kreatif Kota Makassar.














