Ikonkata-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Perumda Air Minum Kota Makassar tidak sekadar menjadi agenda keagamaan. Momentum tersebut dimanfaatkan manajemen untuk mengingatkan pegawai agar keteladanan Rasulullah diterapkan dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Peringatan Maulid digelar di Aula Tirta Dharma dengan mengangkat tema “Hadirkan Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW pada Setiap Aktivitasmu, Saat Itulah Implementasi Ajaran Agama Hadir dalam Hidupmu.”
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum mengatakan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan kerja.
“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan dan kesehatan untuk berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap tahun memang sering kita laksanakan,” kata Andi Syahrum dalam sambutannya.
Menurutnya, salah satu bentuk sederhana meneladani Rasulullah dapat diwujudkan melalui kedisiplinan dalam menjalankan hak dan kewajiban sebagai pegawai.
“Kita sebenarnya sudah mengetahui sifat-sifat Rasulullah. Tinggal bagaimana kita menerapkannya. Kedisiplinan itu sudah menjadi salah satu contoh bagaimana kita meneladani sifat Rasulullah, terutama dalam menjalankan hak dan kewajiban kita sebagai pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar,” jelasnya.
Bukan Sekadar Datang Tepat Waktu
Andi Syahrum mengatakan penerapan disiplin di lingkungan perusahaan terus diperkuat. Selain kewajiban datang tepat waktu, manajemen juga menerapkan sanksi bagi pegawai yang tidak menjalankan ketentuan kedisiplinan.
“Alhamdulillah, kita sudah menerapkan kedisiplinan, datang tepat waktu, dan memberikan sanksi kepada teman-teman yang tidak disiplin,” ujarnya.
Namun, menurutnya, disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran pegawai. Dalam perusahaan pelayanan publik, disiplin juga berarti kesiapan memberikan respons ketika masyarakat membutuhkan layanan.
Ia mengapresiasi petugas yang tetap bekerja di lapangan untuk menangani kebocoran jaringan maupun gangguan pelayanan, termasuk mereka yang bekerja hingga dini hari.
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman yang bekerja sampai malam, bahkan sampai jam 3 untuk mengecek kalau ada kebocoran. Begitu juga teman-teman yang merespons keluhan pelanggan selama 24 jam,” tuturnya.
Bagi Perumda Air Minum, respons cepat menjadi bagian penting karena kebutuhan masyarakat terhadap air bersih berlangsung setiap hari.
Karena itu, Andi Syahrum berharap semangat keteladanan Rasulullah benar-benar tercermin dalam cara pegawai menjalankan tugas, bukan hanya saat peringatan Maulid.
“Jangan hanya kita memperingati Maulid, tetapi sifat-sifat Rasulullah juga harus kita hadirkan dalam aktivitas kita sehari-hari,” pungkasnya.
Kinerja Perusahaan untuk Kesejahteraan Pegawai
Dalam kesempatan tersebut, Andi Syahrum juga menyinggung peningkatan pendapatan perusahaan. Ia berharap pertumbuhan kinerja dan pendapatan Perumda Air Minum dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan pegawai.
“Semua yang kita peroleh, semua yang kita dapatkan, tentunya harus kembali kepada kesejahteraan pegawai,” katanya.
Peringatan Maulid tersebut dihadiri Plt Direktur Keuangan Wirda Fauzah Madjid, Plt Direktur Umum Andi Taufiq Aris, Ketua PERISMPAM Syahriati, sekretaris dewan pengawas, jajaran pejabat struktural serta pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar.
Kegiatan juga diisi ceramah keagamaan oleh Ustaz Amin Hamdat, SE, MM.
Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh pegawai menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari perusahaan yang memberikan pelayanan publik.
Melalui peringatan tersebut, manajemen Perumda Air Minum Makassar berharap nilai-nilai Maulid dapat diterjemahkan dalam budaya kerja: disiplin menjalankan tugas, cepat merespons keluhan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.










