Belanda Pesta Gol, Hancurkan Swedia 5-1 dan Rebut Puncak Grup F

Memasuki babak kedua, Belanda semakin tak terbendung. Gakpo mencetak dua gol dalam rentang tujuh menit untuk memperlebar jarak

Ikonkata-Belanda tampil luar biasa saat menghancurkan Swedia 5-1 dalam laga Grup F Piala Dunia FIFA 2026. Kemenangan meyakinkan itu membawa Oranje melesat ke puncak klasemen sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat di turnamen ini.

Dua gol dari Brian Brobbey dan Cody Gakpo menjadi fondasi kemenangan tim asuhan Belanda dalam pertandingan yang berlangsung atraktif di Houston. Crysencio Summerville melengkapi pesta gol Oranje, sementara satu-satunya balasan Swedia dicetak Anthony Elanga.

banner 970x250

Menurut laporan resmi FIFA, Belanda langsung mengambil kendali pertandingan sejak menit-menit awal. Brobbey membuka keunggulan pada menit kelima setelah menyambut umpan silang akurat dari Gakpo. Penyerang yang sebelumnya hanya memiliki satu gol internasional sebelum Piala Dunia ini kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17 usai memanfaatkan umpan datar Denzel Dumfries.

Swedia berusaha bangkit dan sempat merayakan gol melalui sundulan Gustaf Lagerbielke. Namun, harapan mereka pupus setelah wasit menganulir gol tersebut karena offside.

Memasuki babak kedua, Belanda semakin tak terbendung. Gakpo mencetak dua gol dalam rentang tujuh menit untuk memperlebar jarak. Penyerang Liverpool itu lebih dulu menyelesaikan peluang dari jarak dekat sebelum melepaskan tembakan khas dari luar kotak penalti yang gagal dibendung kiper Swedia.

Anthony Elanga sempat memberi secercah harapan bagi tim Skandinavia melalui gol serangan balik yang rapi pada menit ke-59. Namun, Belanda tetap mengontrol permainan hingga akhir laga. Menjelang pertandingan usai, Summerville menutup kemenangan besar Oranje melalui sepakan keras kaki kanan yang memastikan skor akhir 5-1.

Hasil ini menempatkan Belanda di puncak Grup F dengan keunggulan satu poin atas Swedia. Posisi tersebut masih bisa berubah bergantung hasil pertandingan grup lainnya antara Jepang dan Tunisia.

Pelatih Swedia, Graham Potter, mengakui timnya kesulitan mengatasi permainan lawan, terutama dari sektor sayap.

“Terkadang Anda harus mengalami hal seperti ini. Saya tidak berpikir pertandingan ini akan berjalan seperti itu, tetapi kami harus belajar darinya. Kami menghadapi tim yang bagus. Mereka menyakiti kami dari area sayap. Gol pertama berasal dari bola panjang yang tidak kami antisipasi dengan baik,” ujar Potter seperti dikutip FIFA.

Dengan performa menyerang yang tajam dan efektif, Belanda kini menjadi pemimpin baru Grup F serta mengirim pesan kuat kepada para pesaing mereka di Piala Dunia FIFA 2026.

Sumber: laporan resmi FIFA.com⁠.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *