Ikonkata-Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu bersama Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melepasliarkan sebanyak 183 ekor ikan napoleon di perairan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Selasa (12/5/2026).
Pelepasliaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan sumber daya perikanan sekaligus melindungi ekosistem laut di wilayah Kepulauan Seribu.
Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati, mengatakan ikan napoleon merupakan salah satu spesies laut yang dilindungi karena populasinya terus mengalami penurunan.
“Ikan napoleon merupakan salah satu spesies yang dilindungi karena populasinya terus menurun. Keberadaannya harus dijaga bersama,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelestarian biota laut, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap pentingnya menjaga habitat laut.
Ia berharap para nelayan dan masyarakat pesisir dapat memahami pentingnya perlindungan terhadap spesies laut yang dilindungi serta tidak melakukan penangkapan maupun perdagangan ilegal.
“Kami berharap masyarakat, khususnya nelayan, semakin memahami pentingnya menjaga habitat laut serta tidak menangkap maupun memperjualbelikan ikan yang dilindungi,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Polairud Polda Metro Jaya, AKBP Bungin Masokan Misalayuk, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas penangkapan ikan dilindungi di wilayah perairan.
“Penindakan terhadap aktivitas penangkapan ikan dilindungi akan terus kami lakukan. Kami juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya laut,” katanya.
Ia menambahkan, ikan napoleon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang sehingga keberadaannya perlu dilindungi secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan pelepasliaran ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ekosistem laut di Kepulauan Seribu,” tambahnya.
Sekretaris Kelurahan Pulau Panggang, Adehan, turut mengapresiasi kolaborasi lintas instansi dalam menjaga kelestarian lingkungan laut di wilayah Kepulauan Seribu.
“Kegiatan ini sangat baik untuk menjaga habitat laut tetap lestari. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga dan melindungi biota laut yang ada di Kepulauan Seribu,” tandasnya.









