Konsumsi Kopi Indonesia Tembus Peringkat 8 Dunia, Gaya Hidup Ngopi Kian Mengakar

Data United States Department of Agriculture (USDA) mencatat konsumsi kopi domestik Indonesia pada periode 2024/2025 mencapai 4,8 juta kantong, dengan masing-masing kantong berbobot 60 kilogram.

Ikonkata-Budaya minum kopi di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Secangkir kopi kini bukan sekadar minuman, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, mulai dari penunjang produktivitas hingga simbol aktivitas sosial sehari-hari.

Data United States Department of Agriculture (USDA) mencatat konsumsi kopi domestik Indonesia pada periode 2024/2025 mencapai 4,8 juta kantong, dengan masing-masing kantong berbobot 60 kilogram.

banner 970x250

Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan konsumsi kopi terbesar kedelapan di dunia. Tren konsumsi kopi nasional juga terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Pada musim 2020/2021, konsumsi kopi Indonesia tercatat sebesar 4,45 juta kantong.

Jumlah itu kemudian naik menjadi 4,75 juta kantong pada 2021/2022, meningkat lagi menjadi 4,77 juta kantong pada 2022/2023, lalu mencapai 4,78 juta kantong pada 2023/2024. USDA bahkan memproyeksikan konsumsi kopi Indonesia akan kembali meningkat menjadi 4,81 juta kantong pada tahun depan.

Peningkatan konsumsi tersebut dinilai sejalan dengan berkembangnya budaya ngopi di berbagai daerah, menjamurnya coffee shop, hingga tumbuhnya industri kopi lokal yang semakin kompetitif.

Secara global, Uni Eropa masih menjadi wilayah dengan konsumsi kopi terbesar dunia dengan total 39,88 juta kantong pada periode 2024/2025.

Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan konsumsi mencapai 25,35 juta kantong, disusul Brasil sebesar 21,97 juta kantong.

Sementara di kawasan Asia, Jepang menjadi negara dengan konsumsi kopi tertinggi yakni 6,77 juta kantong.

Filipina berada di posisi berikutnya dengan konsumsi 6,3 juta kantong, disusul China sebesar 5,66 juta kantong. Kanada menempati posisi tepat di atas Indonesia dengan konsumsi 5 juta kantong kopi.

Adapun Rusia berada di posisi kesembilan dengan konsumsi 4,45 juta kantong, sementara Britania Raya menutup daftar 10 besar dunia dengan 4,01 juta kantong.

Meningkatnya konsumsi kopi Indonesia dinilai menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri kopi nasional, termasuk bagi petani, pelaku UMKM, hingga industri kreatif berbasis kopi yang terus berkembang di berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *