Ikonkata-Timnas Indonesia menjadi juara Piala ASEAN FIFA edisi perdana setelah menundukkan Thailand melalui adu penalti dalam final dramatis di Jakarta.
Laga berakhir 2-2 hingga perpanjangan waktu. Indonesia sempat unggul melalui Dean James pada menit ke-84, tetapi Thailand menyamakan kedudukan tiga menit kemudian lewat Iklas Sanron.
Thailand kemudian berbalik unggul pada babak tambahan melalui Peeradol Chamrasamee menit ke-111. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat Elkan Baggott pada menit ke-116.
Drama final berlanjut ke adu penalti. Emil Audero kemudian menjadi penentu setelah menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya. Sebelumnya, kapten Thailand Sarach Yooyen juga gagal mengeksekusi penalti ketiga.
Hasil tersebut mengakhiri penantian panjang Indonesia atas Thailand. Garuda terakhir kali mengalahkan Thailand delapan pertandingan sebelumnya, atau sekitar 10 tahun lalu.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Thailand lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik, sementara Indonesia tampil lebih berani ketika menguasai bola.
Peluang bersih sulit tercipta pada satu jam pertama. Mitch Baker dan Calvin Verdonk sempat melepaskan tembakan, tetapi belum mengarah tepat ke sasaran.
Memasuki babak kedua, Thailand kehilangan Suphanan Bureerat karena cedera. Situasi semakin berubah ketika Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua dalam rentang lima menit dan membuat Thailand bermain dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Indonesia. Tendangan bebas Dean James dari tepi kotak penalti membentur Iklas Sanron sebelum melewati kiper Saranon Anuin dan membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-84.
Namun, Thailand tidak menyerah. Tiga menit berselang, Iklas membalas melalui tendangan voli setelah menerima umpan silang Seksan Ratree.
Bermain dengan 10 pemain, Thailand bahkan kembali membuat kejutan pada babak tambahan. Anan Yodsangwal merebut bola dari Elkan Baggott sebelum mengirimkannya kepada Peeradol Chamrasamee yang menaklukkan Emil Audero pada menit ke-111.
Indonesia akhirnya kembali menyamakan kedudukan lima menit kemudian. Baggott menebus kesalahannya dengan melepaskan tembakan yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang.
Skor 2-2 bertahan hingga akhir perpanjangan waktu dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Emil Audero kemudian tampil sebagai pahlawan Indonesia. Penyelamatan terhadap penalti Nattapong memastikan Garuda mengangkat trofi Piala ASEAN FIFA edisi perdana di hadapan pendukungnya sendiri di Jakarta.

















