Ikonkata-Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak generasi muda menjaga persatuan dan kesatuan sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu membawa Indonesia semakin maju.
Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Di hadapan 5.499 peserta, termasuk 3.957 anggota Pramuka, Kapolri menegaskan keberagaman Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dirawat melalui persatuan.
Menurutnya, Indonesia dibangun atas kesepakatan para pendiri bangsa dan dipersatukan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kalau ini semua kita satukan, tentunya ini menjadi satu kekuatan besar yang bisa mengantarkan Indonesia untuk maju, melompat menjadi negara nomor empat di dunia. Dan kita harus yakin bahwa kita bisa,” kata Kapolri.
Bonus Demografi Jangan Disia-siakan
Kapolri mengatakan persatuan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Terlebih, Indonesia tengah berada dalam momentum bonus demografi, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan penduduk usia nonproduktif.
Menurutnya, momentum tersebut hanya datang sekali sehingga harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas SDM dan kerja keras.
“Manakala kita bisa berhasil memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan kualitas SDM dan kemudian kita bekerja keras, maka kita yakin bahwa Indonesia akan memiliki lompatan untuk menjadi negara maju,” tegasnya.
Kapolri menilai generasi muda perlu dibekali pengetahuan, karakter, kedisiplinan, keterampilan serta kepedulian terhadap sesama.
Gerakan Pramuka, kata dia, menjadi salah satu wadah yang tepat untuk membentuk karakter tersebut karena membiasakan generasi muda hidup disiplin, bergotong royong, bersosialisasi dan memiliki keterampilan yang bermanfaat di tengah masyarakat.
Kapolri bahkan mengenang pengalamannya mengikuti Pramuka sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
“Kakak Kapolri ini juga menjadi salah satu anggota Pramuka, mulai dari SD, dari Siaga, sampai dengan SMA saya ikut Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Teknologi Harus Jadi Alat Belajar
Di tengah perkembangan teknologi, Kapolri meminta generasi muda tidak hanya menjadi pengguna, tetapi mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kemampuan.
Menurutnya, smartphone, mesin pencari, media sosial hingga berbagai teknologi baru memberikan akses luas terhadap informasi dan pengetahuan.
Namun, kemudahan tersebut harus digunakan secara bijak agar tidak justru menyeret generasi muda pada hal-hal negatif.
Kapolri secara khusus mengingatkan bahaya narkoba, judi online, tawuran, keterlibatan dalam geng, kejahatan serta penyebaran paham negatif melalui media sosial.
“Kalian semua adalah calon-calon penerus, calon-calon pemimpin bangsa. Sehingga kemudian harus saling menjaga, harus saling merawat, dan terus meningkatkan persatuan dan kesatuan. Karena hanya dengan persatuan dan kesatuan maka Indonesia ini akan menjadi maju,” pesannya.
Pemerintah, lanjut Kapolri, terus membuka ruang peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, pendidikan jarak jauh hingga program LPDP.
Polri juga mengambil bagian melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan dan potensi menjadi pemimpin masa depan.
Pramuka Diminta Jadi Pelopor
Selain meningkatkan kapasitas diri, Kapolri mendorong anggota Pramuka terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia mengapresiasi keterlibatan Pramuka dalam penanggulangan bencana, pelayanan masyarakat, hingga membantu pengamanan berbagai kegiatan dan momentum hari besar.
Kapolri juga mendorong Pramuka menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan melalui Gerakan ASRI—Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Gerakan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran menjaga kebersihan, mengurangi sampah dan menanam pohon.
Kapolri menegaskan Polri siap menjadi sahabat generasi muda dan mendukung mereka mengembangkan potensi serta meraih cita-cita.
“Terus berkarya, terus kembangkan diri kalian, jadikan polisi sebagai sahabat kalian. Kami tentunya di kepolisian selalu siap untuk mendukung, mendorong agar adik-adik semua bisa mencapai dan meraih cita-cita,” tutup Kapolri.















