Perbaikan Jaringan Dongkrak Kinerja PDAM Makassar, Tagihan Air Tembus Rp29 Miliar

Kenaikan pendapatan tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya volume air yang berhasil didistribusikan kepada pelanggan.

Ikonkata-Perbaikan infrastruktur dan jaringan distribusi mulai menunjukkan dampak terhadap kinerja Perumda Air Minum Kota Makassar. Pada Agustus 2026, nilai tagihan air bersih tercatat mencapai Rp29,06 miliar.

Angka tersebut meningkat Rp741,6 juta atau sekitar 2,6 persen dibandingkan realisasi Juli 2026 yang berada di angka Rp28,32 miliar.

Kenaikan pendapatan tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya volume air yang berhasil didistribusikan kepada pelanggan.

Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar, Wirda Fauzah, mengatakan peningkatan itu tidak terlepas dari pembenahan infrastruktur, khususnya jaringan pipa dan saluran distribusi.

“Peningkatannya yang mempengaruhi karena kita banyak perbaikan. Perbaikan di pipa, saluran, di mana itu untuk distribusi air bisa lebih lancar,” jelas Wirda, Selasa (1/9/2026) malam.

Menurutnya, pembenahan jaringan membuat distribusi air bersih ke rumah-rumah pelanggan menjadi lebih lancar. Dampaknya mulai dirasakan di sejumlah wilayah yang sebelumnya kerap mengalami persoalan pasokan air.

Wilayah Utara dan Timur Kota Makassar, misalnya, yang sebelumnya relatif sulit memperoleh pasokan air, kini mulai menikmati aliran air bersih secara lebih kontinu.

Membaiknya distribusi tersebut turut mendorong peningkatan konsumsi pelanggan. Total volume air yang didistribusikan pada Agustus 2026 mencapai 4,14 juta meter kubik.

Jumlah itu meningkat sekitar 2,8 persen dibandingkan Juli yang tercatat 4,03 juta meter kubik. Dengan demikian, terjadi tambahan distribusi sekitar 115.060 meter kubik dalam satu bulan.

Kenaikan volume pemakaian tersebut kemudian ikut berdampak terhadap pendapatan perusahaan dari sektor tagihan air.

Laba Sementara Capai Rp19 Miliar

Perbaikan kinerja operasional juga mulai tercermin pada proyeksi laba perusahaan.

Meski laporan keuangan resmi Agustus 2026 baru akan dirampungkan sekitar 10 September, PDAM Makassar memperkirakan laba sementara telah mencapai sekitar Rp19 miliar.

Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi Juli 2026 yang tercatat Rp17,3 miliar.

Kinerja tersebut membuat PDAM Makassar optimistis dapat mempertahankan tren positif hingga akhir tahun.

Untuk 2026, perusahaan menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp400 miliar dan laba bersih hingga Rp25 miliar.

Namun, bagi manajemen, capaian keuangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.

Perluasan akses air bersih bagi masyarakat tetap menjadi sasaran utama, khususnya bagi warga yang hingga kini belum mendapatkan pelayanan secara optimal.

“Harapan kita biar semua masyarakat di Kota Makassar itu dapat menikmati air bersih,” kata Wirda.

Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat menjaga momentum perbaikan hingga akhir tahun, sekaligus memperluas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita mohon dukungan dari semua pihak, semoga sampai akhir tahun kita bisa mencapai laba di Rp25 miliar dan masyarakat yang sebelumnya belum bisa menikmati air bersih, sampai akhir nanti tahun ini semua sudah bisa kita layani dengan baik,” jelasnya.

banner 336x280