Ikonkata-Persija Jakarta terus mematangkan persiapan menghadapi Super League 2026/27. Namun, sepekan sebelum kompetisi bergulir, skuad Macan Kemayoran belum sepenuhnya berada dalam kondisi ideal.
Lima pemain masih harus menjalani proses pemulihan cedera. Terbaru, Pratama Arhan masuk dalam daftar pemain yang harus mendapat penanganan medis setelah mengalami cedera pada jari tangannya.
Cedera tersebut dialami Arhan saat Persija menghadapi Brisbane Roar dalam agenda Rise For Glory! Persija Team Launch and Friendly Match di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026).
Arhan sempat mendapat perawatan pada pertengahan babak kedua. Meski demikian, bek berusia 24 tahun itu tetap melanjutkan pertandingan hingga selesai dan membantu Persija meraih kemenangan telak 4-0.
Hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan Arhan mengalami fraktur phalanx. Ia pun menjalani operasi pada Selasa (1/9/2026).
Dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, Sp.K.O., mengatakan Arhan membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam pekan untuk menjalani pemulihan.
Meski begitu, cedera tersebut tidak sepenuhnya membuat Arhan harus meninggalkan aktivitas bersama tim.
“Pemulihan selama 4–6 minggu. Tapi selama itu dia masih bisa tetap latihan dan bertanding,” kata Muhammad Andeansah.
Empat Pemain Masih Pemulihan
Selain Arhan, empat pemain Persija lainnya juga masih menjalani pemulihan dengan kondisi berbeda.
Kiper Andritany Ardhiyasa mengalami gastrocnemius strain atau cedera otot betis saat mengikuti training camp Persija di Thailand. Ia diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua pekan lagi untuk pulih.
Eksel Runtukahu mengalami cedera hamstring dan ditargetkan dapat kembali sekitar satu pekan ke depan.
Sementara Dony Tri Pamungkas mengalami quadriceps strain atau cedera otot paha. Pemain muda tersebut masih berada dalam fase awal pemulihan dengan estimasi waktu dua hingga tiga pekan.
Adapun Kwon Chang-hoon mengalami soleus strain, yakni cedera pada otot betis, saat memperkuat Persija di Piala Presiden 2026. Ia diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua pekan lagi untuk kembali pulih.
Dengan kondisi tersebut, Persija masih harus memantau perkembangan kelima pemain sembari merampungkan persiapan terakhir menuju Super League 2026/27.
Kondisi Arhan menjadi perhatian tersendiri karena masa pemulihannya paling panjang. Namun, Persija masih memiliki peluang untuk tetap memanfaatkan tenaganya karena sang pemain disebut tetap dapat berlatih dan bertanding selama proses pemulihan.
Persija kini menapaki pekan terakhir menuju kompetisi dengan satu pekerjaan penting: memastikan kesiapan skuad di tengah proses pemulihan sejumlah pemain.










