Ikonkata-PSM Makassar menaruh harapan besar pada rekrutan anyarnya, Nenad Lalić, untuk memperkuat lini belakang menghadapi musim 2026/27. Bek tengah asal Serbia itu dinilai memiliki profil yang sesuai dengan karakter permainan yang dibangun pelatih Darije Kalezic.
Lalić datang dari klub kasta tertinggi Thailand, Nakhonratchasima Mazda FC, setelah menjalani musim yang konsisten dengan 28 penampilan dan menyumbang dua gol. Pemain berusia 27 tahun itu juga memiliki postur menjulang 1,97 meter, menjadikannya salah satu bek paling tinggi di Liga 1 musim ini.
Kehadirannya diproyeksikan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan mantan kapten Yuran Fernandes, sekaligus memperkuat organisasi pertahanan Pasukan Ramang.
Secara karakter, Lalić dikenal sebagai bek yang mengandalkan duel fisik, disiplin menjaga posisi, dan kuat dalam duel udara. Atribut tersebut sejalan dengan pendekatan Kalezic yang menempatkan soliditas lini belakang sebagai fondasi permainan.
Selain berperan sebagai palang pintu pertahanan, Lalić juga memiliki nilai tambah dalam situasi bola mati. Dua gol yang dicetaknya musim lalu menjadi indikator kemampuannya memanfaatkan tendangan sudut maupun sepak bebas, salah satu skema yang kerap dimaksimalkan PSM.
Proses adaptasi pun diperkirakan berlangsung lebih cepat. Pengalaman semusim di Liga Thailand membuatnya telah terbiasa dengan ritme kompetisi dan kondisi cuaca Asia Tenggara, sehingga tidak membutuhkan waktu panjang untuk beradaptasi di Indonesia.
Di lini belakang, Lalić juga berpeluang membangun chemistry dengan gelandang bertahan Dušan Lagator, yang sama-sama berasal dari kawasan Balkan. Kombinasi itu diharapkan menghadirkan komunikasi yang lebih efektif dalam mengawal pertahanan PSM sepanjang musim.
Kini, tantangan terbesar Lalić adalah menjawab ekspektasi publik Makassar. Jika mampu meneruskan konsistensinya di Thailand, bek Serbia itu berpeluang menjadi figur sentral dalam upaya PSM membangun kembali tembok pertahanan yang kokoh di era Darije Kalezic.












