PMI Buka Pos Air Minum Gratis untuk Pekerja Luar Ruang di Tengah Cuaca Panas

Kampanye Hari Aksi Panas dorong masyarakat lebih waspada terhadap risiko dehidrasi dan dampak kesehatan akibat suhu udara yang terus meningkat.

Ikonkata-Palang Merah Indonesia (PMI) menyediakan layanan air minum gratis bagi masyarakat, khususnya pekerja luar ruang, sebagai respons terhadap cuaca panas yang semakin terasa di sejumlah wilayah Indonesia.

Layanan tersebut ditempatkan di kawasan MT Hub, Stasiun Cawang, Jakarta, dan ditujukan bagi kelompok rentan seperti pengemudi ojek online, pedagang kaki lima (PKL), pengguna transportasi umum, hingga pejalan kaki yang beraktivitas di area tersebut.

Melalui fasilitas water station, masyarakat dapat mengambil air minum secara gratis menggunakan tumbler pribadi maupun gelas kertas yang telah disediakan PMI.

“Kami berharap fasilitas ini dapat membantu pekerja luar ruang dan warga sekitar untuk tetap terhidrasi sehingga terhindar dari dehidrasi yang dapat berdampak pada kesehatan mereka,” ujar Kepala Sub Pengurangan Risiko Bencana Markas Pusat PMI, Dewi Ariyani.

Program ini menjadi bagian dari kampanye Hari Aksi Panas (Heat Action Day) yang diperingati setiap 2 Juni. Melalui kampanye tersebut, PMI mengajak masyarakat untuk lebih siap menghadapi cuaca panas melalui langkah-langkah sederhana guna melindungi kesehatan.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Adaptasi Iklim Markas Pusat PMI, Niniek Kun Naryatie, menjelaskan kegiatan tersebut juga merupakan implementasi Program Urban Heat (Kota Panas) yang dijalankan PMI bersama Palang Merah Amerika.

“Dampak dari panas ekstrem ini bisa dicegah sebelum menjadi krisis kemanusiaan, terutama yang dihadapi oleh kelompok rentan,” jelas Niniek.

Selain menyediakan air minum gratis, relawan PMI turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara beradaptasi dengan suhu panas, mulai dari penggunaan payung atau topi, tabir surya, pakaian yang nyaman, hingga pentingnya memperbanyak konsumsi air putih.

Sebagai bentuk dukungan langsung, PMI juga membagikan payung dan kipas tangan kepada sejumlah pekerja luar ruang yang sehari-hari bekerja di bawah terik matahari, seperti penjaja kopi keliling, juru parkir, dan pedagang kaki lima.

Langkah ini dilakukan seiring tren peningkatan suhu udara di Indonesia. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan temperatur di sejumlah wilayah dibandingkan kondisi normal dalam beberapa tahun terakhir.

PMI berharap upaya sederhana seperti menjaga hidrasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dapat membantu mengurangi risiko kesehatan akibat cuaca panas yang semakin sering terjadi.

banner 336x280