Ikonkata-Pemerintah Indonesia memperkuat pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menyusul kedatangan rombongan Amirulhaj di Bandara Internasional King Abdulaziz, Selasa (19/5/2026) sore waktu setempat.
Rombongan dipimpin Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, dan tiba melalui terminal kedatangan internasional sekitar pukul 17.40 Waktu Arab Saudi.
Kehadiran Amirulhaj di Tanah Suci menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan aman dan terkendali, khususnya menjelang fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Turut dalam rombongan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Agama Mohammad Syafi’i, KH Asep Saifuddin Chalim, Muhadjir Effendy, Heri Hermansyah, Rossa Safira, serta Ilfi Nur Diana.
Setibanya di Jeddah, rombongan disambut jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Para Amirulhaj juga menyempatkan menyapa petugas di area kedatangan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan jemaah Indonesia di Tanah Suci.
Dalam keterangannya, Irfan Yusuf menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh layanan bagi jemaah berjalan optimal hingga kepulangan ke Tanah Air.
“Kehadiran kami di Tanah Suci adalah untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik. Pemerintah ingin memastikan seluruh layanan kepada jemaah berjalan lancar, aman, dan nyaman, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Irfan Yusuf di Jeddah.
Menurutnya, salah satu agenda utama Amirulhaj adalah mengecek kesiapan operasional Armuzna secara menyeluruh, mulai dari kesiapan tenda, transportasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga pengaturan mobilitas jemaah selama puncak ibadah haji berlangsung.
“Armuzna adalah fase paling penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Seluruh aspek layanan harus dipastikan siap, mulai dari tenda, konsumsi, transportasi, hingga pengaturan pergerakan jemaah. Semua harus berjalan terukur, tertib, dan berorientasi pada keselamatan jemaah,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang telah mendampingi jemaah sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga berada di Arab Saudi.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia. Tetap jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan terus berikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Pelayanan ini adalah amanah besar yang harus kita tunaikan dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Usai tiba di Jeddah, Irfan Yusuf dijadwalkan menghadiri agenda bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebelum melanjutkan pengawasan layanan haji Indonesia di sejumlah titik operasional di Tanah Suci.









