Pemkab Lutim Dorong Penguatan Layanan Air Bersih Lewat Ranperda Penyertaan M

regulasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan air sekaligus menekan tingkat kehilangan air di jaringan distribusi.

Ikonkata-Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyertaan modal untuk memperkuat layanan air bersih. Usulan itu diserahkan langsung Bupati Irwan Bachri Syam kepada Ketua DPRD Ober Datte dalam Rapat Paripurna di Malili, Selasa (28/4/2026).

Didampingi Wakil Bupati Puspawati Husler, Irwan menegaskan bahwa regulasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan air sekaligus menekan tingkat kehilangan air di jaringan distribusi.

banner 970x250

Ranperda tersebut mengatur penyertaan modal pemerintah daerah kepada Perumdam Waemami. Fokus utamanya adalah percepatan rehabilitasi jaringan pipa dan perluasan cakupan layanan air minum.

“Melalui langkah ini, kami ingin memastikan pelayanan air bersih semakin berkualitas, transparan, dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar Irwan.

Rapat paripurna ini juga memuat sejumlah agenda penting lain, mulai dari penyerahan rekomendasi DPRD atas LKPJ Tahun Anggaran 2025, pengajuan dua Ranperda inisiatif legislatif, pembentukan panitia khusus (pansus), hingga laporan hasil reses anggota dewan.

Ketua DPRD, Ober Datte, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa legislatif akan mengawal ketat penggunaan anggaran agar benar-benar berdampak pada perbaikan infrastruktur air bersih.

“Ini harus menjawab persoalan klasik di lapangan. Jangan sampai masyarakat terus menghadapi kendala teknis yang sama,” tegasnya.

Di sisi lain, DPRD melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) juga mendorong dua Ranperda inisiatif. Aripin menjelaskan, kedua regulasi itu menyasar perlindungan tenaga kerja lokal serta pemberdayaan petani.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ekonomi daerah sekaligus menjawab aspirasi masyarakat yang menginginkan perlindungan terhadap mata pencaharian di tengah tekanan ekonomi global.

Rangkaian sidang ditutup dengan laporan hasil reses dari lima daerah pemilihan. Aspirasi yang dihimpun, bersama tiga Ranperda yang telah diajukan, akan dibahas lebih lanjut oleh pansus guna memastikan setiap kebijakan tepat sasaran.

Paripurna ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal dan BUMN/BUMD, kepala OPD, serta insan pers. Forum tersebut menegaskan arah kebijakan Luwu Timur yang kian menitikberatkan pada pelayanan dasar dan penguatan ekonomi masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *