Penjualan Material Gedung DPRD Makassar Rampung, Renovasi Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Fasilitas Layanan Publik

Persaingan dalam lelang tersebut berlangsung ketat, dengan posisi kedua ditempati Muchsin M yang mengajukan penawaran Rp1.051.000.000 atau hanya selisih tipis dari pemenang.

Ikonkata-Proses penjualan material bangunan hasil pembongkaran Kantor Sekretariat DPRD Kota Makassar resmi rampung. Lelang yang difasilitasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini menjadi bagian dari tahapan awal renovasi gedung DPRD yang kini tengah disiapkan pemerintah kota.

Dalam hasil rekapitulasi penawaran, Ari Risky Indah ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai tertinggi mencapai Rp1.052.900.000. Persaingan dalam lelang tersebut berlangsung ketat, dengan posisi kedua ditempati Muchsin M yang mengajukan penawaran Rp1.051.000.000 atau hanya selisih tipis dari pemenang.

Kepastian pemenang ini sekaligus menandai berakhirnya proses penjualan aset material lama gedung DPRD, yang sebelumnya dibongkar sebagai bagian dari rencana renovasi menyeluruh fasilitas legislatif di Kota Makassar.

Renovasi gedung DPRD Makassar dilakukan bukan tanpa alasan. Selain faktor usia bangunan yang sudah cukup lama, kondisi sejumlah fasilitas dinilai tidak lagi representatif untuk mendukung aktivitas kedewanan yang semakin kompleks. Ruang rapat, sarana penunjang kerja anggota dewan, hingga fasilitas pelayanan aspirasi masyarakat disebut membutuhkan pembaruan agar lebih modern, aman, dan nyaman.

Selain itu, peningkatan fungsi gedung juga menjadi pertimbangan utama. DPRD sebagai lembaga representatif masyarakat dituntut memiliki fasilitas yang mampu menunjang transparansi, keterbukaan informasi, serta pelayanan publik yang lebih optimal. Renovasi ini diharapkan dapat menghadirkan lingkungan kerja yang lebih profesional sekaligus ramah bagi masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi.

Sesuai ketentuan, pemenang lelang diwajibkan melunasi pembayaran dalam waktu lima hari kerja setelah pengumuman resmi diterbitkan. Dana hasil penjualan tersebut nantinya akan masuk sebagai pendapatan daerah dan menjadi bagian dari pengelolaan aset yang lebih efisien.

Dengan dimulainya tahapan ini, proyek renovasi gedung DPRD Makassar diharapkan segera berjalan, sebagai upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *