Awali Safari Ramadan 1447 H. Wabup Barru Paparkan Capaian Pemda Barru Selama 2025

Ikonkata :  Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al Ittifaqi Lembae, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, pada malam ke-13 Ramadan, Senin (2/3/2026). Agenda Safari Ramadan Pemda Barru ini merupakan yang pertama di mana Abustan memulainya dai Kecamatan Barru. Menurutnya  Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Barru.

Abustan menambahkan bahwa tema Safari Ramadan Pemda Barru tahun ini yakni “Meningkatkan Ukhuwah dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Barru yang Bernapaskan Keagamaan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat”,

Pada kesempatan tersebut Wabup Abustan  memaparkan capaian selama dirinya mendampingi Andi Ina Kartika sebagai Bupati Barru. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi Barru yang mengalami peningkatan dari sekitar 4 persen menjadi lebih dari 5 persen. Sementara angka pengangguran turun signifikan dari 8, 6 persen menjadi sekitar 5 persen, yang disebut sebagai penurunan signifikan pertama dalam sejarah Kabupaten Barru.

Selain itu beberapa program yang berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja antara lain pembangunan Sekolah Rakyat di Lawallu dengan anggaran sekitar Rp270 miliar yang menyerap sekitar 320 tenaga kerja, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih senilai Rp9, 7 miliar, pembentukan 18 Koperasi Merah Putih yang menyerap kurang lebih 800 tenaga kerja, serta pengangkatan PPPK Paruh Waktu sebanyak 2.286 orang.

“Kalau dijumlahkan, ribuan tenaga kerja sudah terserap. Jadi kalau ada yang mengatakan pengangguran tidak turun, itu tidak benar, ” ungkapnya.

Sementara pada sektor pertanian, Pemkab Barru menargetkan pembukaan 1.000 hektare lahan tidur untuk ditanami kopi. Dia mengaku sudah pernah mengunjungi kawasan yang cocok untuk ditanami kopi yang kelak akan menjadi  brand bagi Barru. Abustan estimasi dua juta pohon dan asumsi produksi satu kilogram per pohon, potensi produksi mencapai dua juta kilogram kopi. Jika harga Rp60.000 per kilogram, potensi perputaran ekonomi diperkirakan mencapai Rp120 miliar.

“Yang menikmati itu masyarakat Barru, bukan wakil bupati, bukan pejabat, ” tamahnya.

Di akhir sambutannya Wabup  mengajak jamaah untuk terus mendoakan Kabupaten Barru agar senantiasa diberi keberkahan, dijauhkan dari bencana, serta mampu mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

banner 336x280