Panitia Matangkan Persiapan Common Ground IKAFIBRA 2026, Empat Hari Agenda Alumni dan Aksi Sosial

Kegiatan ini sebagai pertemuan kolosal alumni yang menggabungkan agenda organisasi, penguatan jejaring, dan aksi sosial bagi masyarakat.

Ikonkata-Panitia pelaksana Common Ground IKAFIBRA 2026 menggelar rapat persiapan di Deppastory, Jalan Monumen Emmy Saelan, Makassar, Jumat (16/10/2026). Pertemuan tersebut membahas pematangan agenda kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, 22–25 Oktober 2026.

Common Ground merupakan agenda Ikatan Alumni Ilmu Budaya dan Sastra Universitas Hasanuddin (IKAFIBRA) yang dirancang sebagai titik temu kembali para alumni setelah berpisah dari bangku kuliah dan menempuh perjalanan profesi masing-masing.

banner 970x250

Ketua panitia pelaksana, Ano Suparno, menyebut kegiatan ini sebagai pertemuan kolosal alumni yang menggabungkan agenda organisasi, penguatan jejaring, dan aksi sosial bagi masyarakat.

“Common Ground ini menjadi titik temu kembali alumni Ilmu Budaya dan Sastra setelah sekian lama berpisah dari bangku kuliah. Ada yang bekerja di berbagai bidang, mengabdi sebagai dosen, maupun berkarier di lembaga lain. Kami ingin mempertemukan mereka dalam satu rangkaian kegiatan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberi dampak,” ujar Ano.

Empat Hari, Sejumlah Agenda Utama

Panitia menyiapkan beberapa agenda utama dalam rangkaian Common Ground IKAFIBRA 2026. Kegiatan tersebut meliputi musyawarah fakultas, aksi sosial IKAFIBRA Care, serta IKAFIBRA Connect yang berfokus pada silaturahmi dan penguatan jejaring alumni.

Agenda organisasi akan diisi dengan musyawarah fakultas untuk menentukan kepemimpinan IKAFIBRA periode berikutnya. Dalam persiapan tersebut, nama Andi Abdul Waris Halid mengemuka untuk kembali memimpin organisasi alumni tersebut.

Selain agenda organisasi, panitia juga menyiapkan IKAFIBRA Care, yakni kegiatan bakti sosial yang menyasar masyarakat di Malino. Program ini direncanakan berupa pembagian sembako, bahan pangan, dan buku tulis kepada warga kurang mampu serta masyarakat yang terdampak kondisi cuaca ekstrem dan El Niño.

Menurut Ano, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjadikan IKAFIBRA tidak hanya sebagai wadah silaturahmi alumni, tetapi juga organisasi yang hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.

IKAFIBRA Connect: Berdampak dan Berjejaring

Agenda lainnya adalah IKAFIBRA Connect, ruang pertemuan lintas angkatan alumni untuk memperkuat hubungan sekaligus membahas arah kontribusi organisasi ke depan.

Melalui sesi ini, alumni diharapkan dapat membangun kolaborasi yang memberi manfaat bagi sesama alumni, fakultas, dan masyarakat luas.

“Berdampak bagi alumni, bagi fakultas, bagi masyarakat, serta memperkuat jejaring,” kata Ano, yang berlatar belakang jurnalis dan penulis.

Karena itu, IKAFIBRA Connect mengangkat tema “Berdampak dan Berjejaring” sebagai landasan diskusi dan penguatan kolaborasi antar  alumni.

Rangkaian Common Ground juga mencakup rapat koordinasi untuk memperkuat komunikasi dan menyelaraskan langkah organisasi. Melalui kegiatan ini, panitia berharap hubungan antarangkatan semakin erat dan potensi alumni dapat terhubung dalam kerja sama yang berkelanjutan.

Rapat persiapan pada Jumat tersebut menjadi bagian dari pematangan teknis dan koordinasi panitia menjelang pelaksanaan Common Ground IKAFIBRA 2026 di Makassar dan Malino pada 22–25 Oktober mendatang.

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *