Ikonkata-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman langsung memfokuskan agenda kerjanya pada sejumlah isu strategis, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), stabilitas politik dan keamanan nasional, hingga situasi keamanan di Papua.
Dudung mengatakan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait akan diperkuat untuk memastikan berbagai persoalan tersebut ditangani secara terukur.
Dalam waktu dekat, ia akan menggelar rapat koordinasi terkait penanganan karhutla sekaligus meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak.
Untuk menghadapi dinamika politik nasional, Dudung menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta menegakkan supremasi hukum. Ia juga menyatakan akan menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga situasi politik tetap aman dan kondusif.
Sementara terkait Papua, Dudung menyampaikan pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif dan kultural dengan fokus pada upaya “merebut hati rakyat”. Pendekatan tersebut akan diperkuat melalui pembinaan dan operasi teritorial.
Dudung mengatakan operasi tempur tetap dimungkinkan secara terbatas pada sasaran tertentu sesuai kebutuhan dan situasi di lapangan.
Seluruh agenda tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dan sinergi dengan kementerian serta lembaga terkait. Langkah itu diarahkan untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional sekaligus memastikan penanganan berbagai isu strategis berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dudung resmi menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam setelah serah terima jabatan di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (5/10/2026).










