MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Ribuan Peserta Ramaikan Karebosi

Ajang nasional yang mempertemukan ASN dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga ini tak hanya menjadi ruang syiar Al-Qur’an, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan pariwisata Kota Makassar.

ikonkata-Lapangan Karebosi, Kota Makassar, berubah menjadi panggung besar syiar dan budaya ketika Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka, Senin (24/8/2026) malam.

Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, membuka secara resmi hajatan dua tahunan tersebut setelah rangkaian defile kafilah dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga.

Sebanyak 117 kafilah ambil bagian dalam MTQ VIII KORPRI Nasional 2026. Mereka terdiri atas perwakilan 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga, dengan total peserta mencapai sekitar 1.157 orang.

Pembukaan berlangsung meriah dengan perpaduan nuansa religi, budaya, dan kearifan lokal Sulawesi Selatan. Ribuan peserta dan tamu undangan menyaksikan langsung pembukaan ajang yang mempertemukan aparatur sipil negara dari berbagai penjuru Indonesia.

Makassar Kembali Dipercaya

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut positif kepercayaan yang kembali diberikan kepada Makassar sebagai tuan rumah MTQ KORPRI Nasional.

Menurut Munafri, kepercayaan tersebut menjadi bukti kesiapan Makassar dan Sulawesi Selatan dalam menggelar agenda berskala nasional.

“Ini suatu kepercayaan kepada Kota Makassar untuk menjadi tuan rumah MTQ KORPRI. Ini merupakan sebuah berkah untuk warga Kota Makassar yang dipercaya menjadi tuan rumah,” ujar Munafri.

Makassar tercatat kembali menjadi tuan rumah MTQ KORPRI Nasional untuk kedua kalinya. Momentum tersebut sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi Kota Daeng sebagai daerah yang pernah menjadi lokasi penyelenggaraan MTQ KORPRI Nasional pada tahun pertama.

Bagi Pemkot Makassar, kehadiran ribuan kafilah, qari dan qariah, pendamping serta tamu dari berbagai daerah tidak hanya membawa semangat syiar keagamaan, tetapi juga membuka ruang perputaran ekonomi.

Dari Syiar hingga Perputaran Ekonomi

Munafri melihat MTQ VIII KORPRI Nasional sebagai momentum untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Pergerakan peserta dan tamu selama kegiatan dinilai akan memberi dampak terhadap UMKM, kuliner, perhotelan hingga sektor pariwisata.

“Dengan hadirnya tamu-tamu ini, selain setiap hari akan mengumandangkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tentu dari sisi ekonomi juga akan memberi manfaat yang tidak sedikit bagi kota ini,” katanya.

Karena itu, Pemkot Makassar memastikan pelayanan selama pelaksanaan MTQ menjadi perhatian. Seluruh perangkat daerah diminta menjaga kesiapan kota, mulai dari kebersihan, keamanan, transportasi hingga hospitality bagi para tamu.

“Kami Pemerintah Kota Makassar selalu siap menjadi tuan rumah yang baik, menjaga hospitality kami, memberikan pelayanan yang maksimal kepada tamu yang ada,” ujar Munafri.

Ia berharap penyelenggaraan MTQ KORPRI Nasional kembali memperkuat citra Makassar sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah berbagai event besar, baik tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu Munafri juga menitipkan harapan kepada para kafilah Sulawesi Selatan yang berlaga dalam berbagai cabang MTQ.

Ia mengajak masyarakat memberikan dukungan dan doa agar qari dan qariah Sulsel mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah.

“Mudah-mudahan prestasi yang terbaik dari qori dan qariah kita yang ikut bisa memberikan nama baik bagi Korpri, khususnya Korpri Sulawesi Selatan dan Kota Makassar,” harapnya.

Setelah pembukaan, rangkaian MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 berlanjut dengan berbagai cabang perlombaan yang tersebar di sejumlah lokasi di Makassar dan Kabupaten Pangkep.

Bagi KORPRI, ajang ini bukan sekadar kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an. MTQ menjadi ruang memperkuat silaturahmi antaraparat pemerintah sekaligus menanamkan nilai integritas, profesionalisme, dan pengabdian ASN kepada masyarakat.

Sementara bagi Makassar, hajatan nasional tersebut menjadi panggung untuk menunjukkan wajah kota: religius, terbuka, ramah, sekaligus memiliki daya tarik ekonomi dan pariwisata.

banner 336x280