Ikonkata — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menilai pembenahan pelayanan Perumda Air Minum Kota Makassar mulai menunjukkan hasil. Ia bahkan turun langsung mengecek sejumlah titik untuk memastikan perbaikan yang dilakukan jajaran direksi benar-benar dirasakan pelanggan.
Munafri mengatakan, pengecekan dilakukan terhadap informasi yang beredar di media maupun media sosial, khususnya terkait sambungan pelanggan yang sebelumnya tidak mengalir namun kini kembali mendapatkan pasokan air.
“Alhamdulillah, lebih dari 90 persen yang saya datangi itu nyata di depan mata saya,” kata Munafri dalam kegiatan Gathering Pegawai PDAM Makassar di Pantai Indah Bosowa, pekan lalu.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal untuk mendorong pembenahan yang lebih luas. Namun, perbaikan pelayanan dinilai tidak cukup hanya mengandalkan jajaran direksi. Seluruh pegawai harus memiliki komitmen yang sama terhadap keberlangsungan perusahaan.
“Perusahaan ini membutuhkan dedikasi kita. Sekarang saatnya kita memberikan dedikasi kepada perusahaan, sehingga perusahaan ini bisa menjadi sandaran kita dan masa depan kita,” ujarnya.
Munafri juga menyoroti pentingnya integritas dan profesionalitas dalam lingkungan kerja. Ia meminta perbedaan kepentingan internal tidak berkembang menjadi kelompok-kelompok yang justru menghambat kinerja perusahaan.
“Jangan kita pelihara faksi-faksi. Faksi-faksi inilah yang meruntuhkan profesionalitas kita bekerja,” tegasnya.
Ia mendorong seluruh pegawai menggeser fokus dari pembicaraan mengenai individu menuju gagasan tentang masa depan perusahaan.
“Perusahaan akan besar kalau kita bercerita tentang gagasan besar, harapan besar, cita-cita besar, serta komitmen besar untuk membesarkan perusahaan,” pungkas Munafri.
Bagi Pemkot Makassar, pembenahan pelayanan PDAM bukan hanya soal memperbaiki jaringan, tetapi juga membangun budaya kerja yang solid, profesional dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.









