Ikonkata – Kabar duka menyelimuti masyarakat Tana Toraja pada Selasa 11 Agustus 2026. Nicodemus Biringkanae, Bupati Tana Toraja periode 2015–2020, dikabarkan meninggal dunia.
Kabar tersebut turut menyisakan duka mendalam bagi Victor Datuan Batara (VDB), yang mendampingi Nicodemus sebagai Wakil Bupati Tana Toraja pada periode 2015–2020. Keduanya dikenal sebagai pasangan NIVI (Nico-Victor).
Melalui akun Facebook pribadinya, VDB menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian sosok yang selama ini dianggapnya sebagai orang tua, sahabat, teman, sekaligus partner dalam menjalankan pemerintahan.
“Kanda…!! Terlalu cepat kau pergi,” tulis VDB.
VDB kemudian menuliskan ungkapan duka, “Tangkurangngi sarromu,” sebagai bentuk penghormatan dan rasa kehilangan atas kepergian almarhum.
Selama memimpin Tana Toraja bersama VDB, sejumlah program pasangan NIVI masih dikenang masyarakat. Di antaranya Tanam Semusim, Brigade Turun Sawah, dan Sentuhan Peduli Sesama, yang menjadi bagian dari program dan perhatian pemerintahan mereka terhadap sektor pertanian serta kehidupan sosial masyarakat.
Selain program tersebut, masa kepemimpinan pasangan Nico-Victor juga dikenang melalui sejumlah pembangunan infrastruktur dan perhatian terhadap pelayanan dasar. Salah satunya adalah upaya mendorong kembali pembangunan bandara yang sebelumnya mangkrak selama sekitar tujuh tahun hingga akhirnya dapat dibangun dan dilanjutkan pada masa pemerintahan mereka.
Di bidang infrastruktur perkotaan, pemerintahan NIVI juga menjalankan pelebaran sejumlah ruas jalan dalam kota, sebagai bagian dari upaya membenahi akses dan mendukung aktivitas masyarakat.
Perhatian terhadap sumber daya manusia dan pelayanan publik juga menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan Nico-Victor. Kesejahteraan guru yang bertugas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta tenaga kesehatan, turut menjadi perhatian dalam kebijakan mereka, mengingat peran penting kedua profesi tersebut dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses.
Begitu pula dengan sejumlah pesan yang kerap disampaikan Nicodemus Biringkanae dalam berbagai kesempatan. Salah satu yang paling diingat adalah: “Jangan biarkan rakyatku bodoh, jangan biarkan rakyatku lapar, jangan biarkan rakyatku miskin.”
Pesan tersebut menggambarkan perhatian Nicodemus terhadap pendidikan, kesejahteraan, serta upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat Tana Toraja.
Bagi VDB, Nicodemus Biringkanae bukan hanya rekan dalam pemerintahan. Hubungan keduanya selama memimpin Tana Toraja juga membangun kedekatan secara personal sebagai sahabat dan keluarga.
Dalam unggahannya, VDB turut menyampaikan pesan kepada keluarga almarhum, termasuk istri dan anak-anaknya. Ia menyampaikan terima kasih atas kebersamaan, persahabatan, dan hubungan yang telah terjalin selama mendampingi Nicodemus dalam perjalanan pengabdian kepada masyarakat Tana Toraja.
Kepergian Nicodemus Biringkanae menjadi kabar duka bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat Tana Toraja yang pernah mengenal dan mengikuti perjalanan pengabdiannya sebagai kepala daerah.
Bagi masyarakat yang pernah merasakan langsung pelayanan dan program pada masa kepemimpinannya, warisan pasangan NIVI—Nico-Victor tidak hanya tercatat dalam program pemerintahan, tetapi juga dalam berbagai pembangunan dan kebijakan yang masih dikenang hingga kini.









