Ikonkata-PT Pertamina Patra Niaga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebanyak 11 UMKM mitra binaan perusahaan tampil dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC).
Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Tina Talisa, mengunjungi booth UMKM binaan tersebut pada Sabtu akhir pekan lalu. Dalam kunjungan itu, Tina meninjau langsung beragam produk unggulan sekaligus berdialog dengan para pelaku usaha yang mengikuti salah satu pameran fesyen terbesar di Indonesia tersebut.
Sebanyak 11 UMKM dari berbagai daerah menghadirkan beragam produk, mulai dari busana, batik, tenun, aksesori, perhiasan hingga kerajinan kulit. Keikutsertaan mereka merupakan bagian dari program pembinaan Pertamina Patra Niaga untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional.
Tina Talisa mengapresiasi konsistensi Pertamina Patra Niaga dalam mendampingi pelaku UMKM. Menurutnya, karya-karya yang dipamerkan di IFW 2026 menjadi bukti bahwa produk lokal Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing.
“Melalui pendampingan dari Pertamina Patra Niaga, para pelaku UMKM memperoleh akses pelatihan, penguatan legalitas usaha, hingga kesempatan memperluas pasar melalui Indonesia Fashion Week. Ada yang datang dari Riau, Nusa Tenggara Barat, dan berbagai daerah lainnya dengan karya-karya yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa produk lokal Indonesia sangat membanggakan,” ujar Tina.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan partisipasi dalam IFW 2026 menjadi momentum penting bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun jejaring dengan pelaku industri fesyen.
“Kami ingin karya-karya berkualitas dari berbagai daerah semakin dikenal masyarakat. Keikutsertaan di Indonesia Fashion Week membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi UMKM binaan kami. Mereka juga dapat memperkuat identitas produknya serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pelaku industri,” kata Kitty, Senin (3/8/2026).
Salah satu peserta, Aisha Nadia, pemilik Dimas Batik asal Tasikmalaya, mengaku program pembinaan Pertamina Patra Niaga membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan usahanya.
Menurut Aisha, sebelum menjadi mitra binaan, usahanya belum memiliki galeri. Kini, selain telah memiliki galeri sendiri, ia juga mendapat kesempatan mengikuti berbagai pameran berskala nasional.
“Sebelum menjadi Mitra Binaan Pertamina, saya belum punya galeri. Alhamdulillah, setelah mendapat pembinaan, kini saya sudah memiliki galeri. Diajak pameran juga, sehingga bisa bertemu langsung dengan pelanggan yang sebelumnya hanya berinteraksi secara online,” ujarnya.
Melalui dukungan tersebut, Pertamina Patra Niaga berharap semakin banyak UMKM Indonesia mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta menjadi bagian dari ekosistem industri kreatif yang berdaya saing di pasar global.















