Persebaya Jadikan Anniversary Game Sebagai Tolok Ukur Menuju Musim Baru

Laga melawan PSIS Semarang bukan sekadar perayaan ulang tahun ke-99. Persebaya memanfaatkannya untuk mengukur kesiapan skuad sebelum menghadapi Piala Presiden 2026 dan Liga 1 musim 2026/27.

Ikonkata-Persebaya Surabaya memulai babak baru menuju musim 2026/27 dengan sebuah ujian awal. Laga 99th Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/20260, menjadi kesempatan pertama bagi tim berjuluk Bajul Ijo mengukur hasil latihan pramusim sebelum memasuki kompetisi yang sesungguhnya.

Pelatih Bernardo Tavares menegaskan pertandingan tersebut bukan sekadar laga seremonial untuk memperingati hari jadi klub. Menurutnya, duel melawan PSIS menjadi bagian penting dari proses evaluasi setelah tim menjalani program latihan intensif selama sepekan.

Pelatih asal Portugal itu mengakui kondisi skuad belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain masih menjalani pemulihan cedera yang dibawa dari musim lalu, sementara beberapa lainnya mengalami kendala kebugaran selama masa persiapan sehingga belum siap tampil penuh.

Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus mengatur menit bermain para pemain agar proses pemulihan tetap berjalan tanpa mengganggu persiapan menuju kompetisi.

Meski demikian, Tavares menegaskan Persebaya tetap membawa mentalitas kompetitif dalam setiap pertandingan. Baginya, budaya kemenangan harus dibangun sejak fase pramusim sebagai fondasi menghadapi Piala Presiden 2026 dan Liga 1 musim 2026/27.

Dalam laga ini, Persebaya juga akan mulai memadukan wajah-wajah baru dengan pemain yang sudah menjadi bagian dari tim musim lalu. Tavares menyebut rotasi akan dilakukan secara bertahap untuk membangun chemistry tanpa mengubah struktur permainan secara drastis.

 

banner 336x280