Ikonkata-Meksiko mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia FIFA 2026 dengan cara yang nyaris sempurna. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung yang memadati Mexico City Stadium, El Tri menundukkan Afrika Selatan 2-0 pada laga pembuka turnamen sekaligus mengirim pesan bahwa mereka siap menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di rumah sendiri.
Disadur dari laporan resmi FIFA, kemenangan tuan rumah tidak hanya lahir dari efektivitas penyelesaian akhir, tetapi juga dari dominasi permainan yang mereka tampilkan sejak menit-menit awal.
Atmosfer meriah di stadion bahkan belum genap lima menit ketika Meksiko sudah mengancam gawang Afrika Selatan. Umpan silang Israel Reyes berhasil dimanfaatkan Raul Jimenez melalui tendangan keras yang memaksa kapten sekaligus kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, melakukan penyelamatan gemilang.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil. Erik Lira sukses merebut bola dari Sphephelo Sithole sebelum Julian Quinones melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang menembus sela kaki Williams. Gol tersebut menjadi gol pertama Piala Dunia 2026 sekaligus membuat stadion bergemuruh.
Afrika Selatan sebenarnya beruntung hanya tertinggal satu gol hingga jeda. Williams beberapa kali menjadi penyelamat timnya, termasuk menggagalkan sundulan Jimenez. Tiang gawang juga membantu Bafana Bafana ketika tembakan Quinones membentur mistar.
Momentum pertandingan berubah drastis pada awal babak kedua. Sithole yang berusaha menghentikan laju Jimenez di depan kotak penalti diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Bermain dengan 10 orang membuat tugas Afrika Selatan semakin berat.
Meksiko memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat baik. Sorak-sorai pendukung semakin membahana saat wonderkid berusia 17 tahun, Gilberto Mora, masuk ke lapangan. Kurang dari semenit kemudian, gol kedua lahir.
Quinones dan Jimenez memainkan kombinasi satu-dua yang memecah pertahanan lawan. Bola kemudian diteruskan kepada Roberto Alvarado yang mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh. Jimenez menyambutnya dengan sundulan tajam yang memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.
Laga sempat diwarnai ketegangan ketika dua kartu merah kembali keluar menjelang akhir pertandingan. Pemain pengganti Afrika Selatan, Themba Zwane, serta bek Meksiko Cesar Montes sama-sama diusir keluar lapangan. Namun insiden tersebut tidak mengurangi kegembiraan publik tuan rumah yang merayakan tiga poin pertama mereka di Piala Dunia.
Bagi Julian Quinones, malam bersejarah itu akan selalu dikenang. Penyerang Meksiko tersebut mengaku bangga bisa mencetak gol pertamanya di panggung terbesar sepak bola dunia.
“Saya senang dan bersemangat bisa mencetak gol pertama saya di Piala Dunia, di stadion yang luar biasa dengan dukungan suporter yang fantastis. Penting bagi saya untuk mengapresiasi apa yang dilakukan rekan-rekan setim untuk mengamankan tiga poin pertama ini,” ujar Quinones seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Sementara itu, Roberto Alvarado yang menyumbang assist untuk gol kedua mengaku pertandingan tersebut merupakan momen yang selama ini ia impikan.
“Rasanya sungguh luar biasa, sesuatu yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Bermain dalam pertandingan sebesar ini, di kandang sendiri, dengan para pendukung seperti ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saat jeda babak pertama Raul mengatakan kepada saya untuk mengirimkan umpan silang kepadanya. Saya tahu area itu berbahaya dan syukurlah kami bisa mencetak gol,” kata Alvarado.

















