Ikonkata-Persija Jakarta akhirnya mengambil langkah yang selama ini dinanti banyak pihak. Macan Kemayoran resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Liga 1 musim 2026/2027.
Keputusan itu menjadi sinyal kuat bahwa Persija tidak lagi sekadar ingin bersaing di papan atas, tetapi serius memburu gelar juara Indonesia League 1, di mana terakhir nya kalinya macan Kemayoran juara pada tahun 2018.
Manajemen Persija menilai pengalaman internasional, rekam jejak prestasi, dan kemampuan mengembangkan pemain muda menjadi alasan utama memilih pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Di level klub, Shin Tae-yong pernah membawa klub Korea Selatan, Seongnam Ilhwa Chunma, menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011. Sementara di level tim nasional, ia sukses membawa Korea Selatan tampil di Piala Dunia 2018 sebelum kemudian menorehkan berbagai pencapaian bersama Timnas Indonesia.
Nama Shin semakin dikenal publik Indonesia setelah berhasil mengantarkan skuad Garuda menembus babak 16 besar Piala Asia 2023 dan melaju hingga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan Shin Tae-yong merupakan sosok yang sesuai dengan visi klub untuk membangun tim yang kompetitif sekaligus memiliki mentalitas pemenang.
“Shin Tae-yong adalah pelatih yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan visi yang sesuai dengan arah Persija. Kami memilih sosok yang tidak hanya memiliki kualitas teknis dan taktis, tetapi juga kemampuan membangun mentalitas pemenang dalam tim,” kata Prapanca.
Selain faktor prestasi, Persija juga melihat kemampuan Shin dalam membina pemain muda sebagai nilai tambah yang penting. Selama ini Persija dikenal sebagai salah satu klub yang konsisten melahirkan talenta muda untuk level profesional.
Karena itu, kehadiran Shin diharapkan tidak hanya memberikan dampak instan dalam perburuan gelar, tetapi juga memperkuat fondasi tim untuk jangka panjang.
Di sisi lain, Shin mengaku tidak asing dengan Persija. Pengalamannya selama lima tahun menangani Timnas Indonesia membuatnya memahami karakter klub maupun para pemain yang berkompetisi di Liga Indonesia.
“Saya sudah melatih Timnas Indonesia selama lima tahun sehingga cukup mengenal Persija. Menurut saya, Persija adalah salah satu tim terbaik di Indonesia,” ujar Shin.
Pelatih berusia 56 tahun itu menegaskan target utamanya adalah membawa Persija meraih hasil terbaik musim depan. Ia juga berjanji akan membangun tim yang bermain dengan semangat juang tinggi dan mampu memberikan kebanggaan bagi Jakmania.
“Target saya adalah meraih prestasi terbaik. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar para pendukung Persija dapat melihat permainan terbaik. Jika klub, pemain, dan suporter bisa bersatu, kami akan menunjukkan perjuangan terbaik dan mental yang kuat,” katanya.
Penunjukan Shin Tae-yong sekaligus membuka babak baru perjalanan Persija. Setelah beberapa musim belum mampu kembali mengangkat trofi Liga 1, kini Macan Kemayoran memilih mempercayakan proyek kebangkitan kepada salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Indonesia modern.

















