PDAM Makassar Pacu Interkoneksi Pipa, Distribusi Air ke Wilayah Utara Diperkuat Bertahap

Menurut Syahrum, penyambungan jaringan tersebut menjadi bagian penting dalam mendistribusikan pasokan air dari wilayah yang memiliki kapasitas produksi lebih besar menuju kawasan yang selama ini mengalami defisit suplai, termasuk Gatot Subroto, Kerung-Kerung, dan sejumlah wilayah di bagian utara Kota Makassar.

Ikonkata – Upaya mengakhiri persoalan krisis air bersih di wilayah utara Kota Makassar terus dipercepat. Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar kini memfokuskan pekerjaan pada interkoneksi jaringan pipa antarinstalasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat distribusi air ke kawasan yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan.

Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkurade, yang turun ke lapangan memantau proses penyambungan jaringan pipa dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Maccini Sombala menuju wilayah utara Kota Makassar, Senin 8 Juli 2026.

banner 970x250

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus mempercepat pemulihan layanan bagi pelanggan yang selama ini terdampak krisis air bersih.

“Fokus kami saat ini adalah bagaimana mempercepat penanganan krisis air di wilayah utara. Tadi pagi saya melihat langsung hasil pekerjaan satu titik penyambungan yang sudah selesai dari IPA Maccini Sombala ke utara,” ujar Andi Syahrum.

Ia menjelaskan, dari empat titik interkoneksi yang direncanakan, satu titik telah rampung dikerjakan. Sementara titik kedua ditargetkan selesai pada pertengahan pekan ini sebelum pekerjaan dilanjutkan ke titik berikutnya hingga seluruh jaringan terkoneksi.

Menurut Syahrum, penyambungan jaringan tersebut menjadi bagian penting dalam mendistribusikan pasokan air dari wilayah yang memiliki kapasitas produksi lebih besar menuju kawasan yang selama ini mengalami defisit suplai, termasuk Gatot Subroto, Kerung-Kerung, dan sejumlah wilayah di bagian utara Kota Makassar.

Bagi manajemen PDAM, percepatan pelayanan kepada pelanggan saat ini menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh sumber daya perusahaan difokuskan pada penyelesaian persoalan distribusi sebelum berbicara mengenai target-target pengembangan lainnya.

Sebagai bagian dari percepatan tersebut, PDAM Makassar juga telah menggelar rapat dengar pendapat bersama DPRD Kota Makassar dengan menghadirkan PT Traya Tirta Makassar selaku pengelola Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang.

Dalam pertemuan itu, PT Traya didorong untuk mempercepat pemasangan pompa distribusi agar kapasitas suplai air ke wilayah utara dapat segera meningkat.

“Kami berharap dua langkah percepatan ini berjalan beriringan sehingga pada akhir Juni keluhan pelanggan terkait krisis air bersih bisa diminimalisasi,” katanya.

Di sisi lain, PDAM juga memastikan respons cepat terhadap gangguan teknis di lapangan. Salah satunya saat terjadi kebocoran pipa transmisi di kawasan Perintis Kemerdekaan yang berpotensi mengganggu distribusi air.

Melalui kerja tim teknik internal yang bersiaga selama 24 jam, perbaikan berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari satu hari sehingga dampak terhadap pelanggan dapat ditekan.

“Semua pekerjaan dilakukan oleh personel PDAM sendiri. Tim lapangan bekerja siang malam memastikan gangguan distribusi segera tertangani,” ungkap Syahrum.

Ia mengakui proses perbaikan infrastruktur masih menyebabkan gangguan layanan di beberapa kawasan. Karena itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan sekaligus mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak selama masa normalisasi distribusi berlangsung.

Selain itu, pelanggan juga diimbau aktif menyampaikan laporan apabila menemukan kebocoran maupun gangguan pelayanan di lingkungan masing-masing agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Kami terus berupaya agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Andi Syahrum.

Percepatan interkoneksi jaringan pipa, penguatan kapasitas distribusi, hingga peningkatan respons terhadap gangguan teknis menjadi rangkaian langkah yang kini ditempuh PDAM Makassar untuk mengembalikan stabilitas layanan air bersih, khususnya bagi masyarakat di wilayah utara yang selama ini menjadi kawasan dengan tingkat keluhan tertinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *