Ikonkata-Aparat kepolisian di Maros mengamankan sepuluh remaja yang diduga terlibat dalam aksi konvoi bermotor yang meresahkan warga di sejumlah ruas jalan pada malam hari. Penindakan dilakukan setelah muncul laporan masyarakat terkait aksi penyerangan acak yang menyebabkan beberapa warga mengalami luka.
Tim gabungan dari Unit Jatanras Satreskrim Polres Maros, Regu Patroli Perintis Presisi Samapta, serta Polsek Tanralili melakukan pengejaran hingga akhirnya mengamankan para remaja tersebut di beberapa lokasi berbeda.
Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, seluruh terduga pelaku saat ini telah berada di Mapolres Maros untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim berhasil mengamankan sepuluh remaja yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap warga menggunakan busur,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Peristiwa tersebut disebut bermula dari iring-iringan sepeda motor yang melintas pada malam hari. Dalam perjalanannya, kelompok itu diduga melakukan aksi provokasi dan menyerang warga yang berada di sekitar jalan.
Dua warga dilaporkan mengalami luka dan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa busur panah dan senjata tajam lainnya yang diduga digunakan saat kejadian.
Sebagian besar remaja yang diamankan diketahui masih berusia di bawah umur. Meski demikian, proses hukum tetap dilakukan dengan pendampingan sesuai ketentuan perlindungan anak dan peradilan anak yang berlaku di Indonesia.
Pihak kepolisian menegaskan penanganan kasus ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga upaya pencegahan agar fenomena kelompok remaja bermotor yang mengarah pada kekerasan jalanan tidak semakin meluas.
Kasus ini kembali menjadi pengingat tentang pentingnya pengawasan lingkungan, ruang ekspresi yang sehat bagi remaja, serta keterlibatan keluarga dan komunitas dalam mencegah munculnya aksi-aksi berisiko di ruang publik. Polisi menyebut penyelidikan masih terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam kelompok tersebut.
















