Ikonkata – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, menegaskan bahwa masjid harus mampu menjalankan fungsi yang lebih luas dari sekadar tempat melaksanakan ibadah. Masjid diharapkan menjadi pusat pembinaan masyarakat, penguatan ekonomi, hingga wadah lahirnya berbagai solusi bagi persoalan umat.
Penegasan itu disampaikan Abustan saat melantik Pengurus Masjid Agung Nurul Iman Kabupaten Barru periode 2026–2029 di Masjid Agung Nurul Iman, Selasa 5 Mei 2026.
Mengusung tema “Memakmurkan Masjid, Mewujudkan Kesejahteraan Umat”, pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan peran masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Abustan mengatakan, memakmurkan masjid bukan hanya diukur dari ramainya pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga dari sejauh mana masjid mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
“Memakmurkan masjid berarti menghidupkan fungsinya secara utuh. Tidak hanya shalat berjamaah, tapi juga pusat dakwah, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.
Menurutnya, masjid memiliki posisi strategis sebagai pusat peradaban Islam yang mampu membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barru, kata Abustan, siap mendukung berbagai program pengurus baru yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat.
Ia menyebut sejumlah program yang perlu menjadi perhatian, di antaranya pengajian rutin, pembinaan generasi muda melalui remaja masjid, hingga pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang transparan, akuntabel, dan produktif.
“Dengan pengelolaan yang baik, masjid bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi umat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Agung Nurul Iman Kabupaten Barru periode 2026–2029, H. Marsude Mappa, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus.
Ia menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan program kerja yang selaras dengan tema pelantikan, termasuk menghidupkan aktivitas masjid sepanjang hari serta memperkuat fungsi pembinaan keagamaan dan sosial.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Masjid Agung Nurul Iman sebagai pusat ibadah sekaligus pusat solusi persoalan umat,” tegas Marsude.
Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Barru, jajaran Kementerian Agama Barru, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah Masjid Agung Nurul Iman. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar kepengurusan baru dapat mengemban amanah dan membawa kemajuan bagi syiar Islam serta kesejahteraan masyarakat Barru.









