Mendagri : Tiga Rambu untuk Perpukadesi, Jaga Netralitas hingga Bebas Kepentingan

Pengurus diminta fokus pada isu publik, hindari politik praktis dan intervensi kebijakan pemerintah

Ikonkata-Arah organisasi ditegaskan sejak awal. Dalam momentum deklarasi dan pengukuhan, Perpukadesi diingatkan untuk menjaga integritas, netralitas, dan fokus pada kontribusi nyata bagi publik.

Dalam acara Deklarasi dan Pengukuhan Dewan Perpukadesi periode 2026–2031, disampaikan tiga rambu utama sebagai pijakan organisasi dalam memperkuat peran ke depan.

banner 970x250

Rambu pertama menekankan pentingnya menjaga jarak dari politik praktis. Perpukadesi diminta tetap netral dan tidak berpihak pada kekuatan politik mana pun, sekaligus fokus pada isu publik dan kebijakan negara.

Komitmen tersebut juga ditegaskan dalam pernyataan sikap organisasi yang menempatkan Perpukadesi sebagai entitas independen dengan peran strategis dalam memberikan pandangan kebijakan tanpa terlibat langsung dalam kontestasi politik.

Rambu kedua, organisasi diingatkan untuk tidak mengintervensi kewenangan pemerintah yang sedang berjalan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kritik dan saran tetap terbuka, namun harus disampaikan secara konstruktif dan tidak bersifat menggurui.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga hubungan yang sehat antara organisasi dan pemerintah, sekaligus memastikan kontribusi yang diberikan tetap relevan dan solutif.

Sementara rambu ketiga menyoroti potensi penyalahgunaan organisasi untuk kepentingan personal. Pengurus diingatkan agar tidak menggunakan nama Perpukadesi untuk proyek tertentu yang dapat merusak arah dan tujuan organisasi.

“Jika hal itu terjadi, visi dan misi organisasi bisa layu sebelum berkembang,” menjadi penegasan atas pentingnya menjaga integritas internal.

Di sisi lain, Perpukadesi dinilai memiliki posisi strategis dalam membantu menangani berbagai isu daerah. Mulai dari dinamika Pilkada langsung, implementasi kebijakan hubungan keuangan pusat dan daerah, hingga mendorong inovasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan latar belakang anggota yang merupakan purnabakti kepala daerah, Perpukadesi memiliki modal pengalaman dan pemahaman lapangan yang kuat.

Ke depan, organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang kontribusi strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *