Ikonkata — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan menempatkan peningkatan kualitas dan profesionalisme jurnalis sebagai fokus utama menjelang pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026 mendatang.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rangkaian persiapan yang terus dimatangkan, termasuk melalui komunikasi dengan pemerintah daerah. Salah satunya dilakukan lewat audiensi dengan Bupati Maros, Selasa 21 April 2026, yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, bersama jajaran pengurus.
Menurut Zulkifli, konferensi lima tahunan ini tidak sekadar menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat standar profesi wartawan di daerah.
“Konferensi ini menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus memastikan bahwa wartawan yang terlibat benar-benar memenuhi standar profesional sebagai jurnalis,” ujarnya usai pertemuan.
Ia menekankan, penguatan kualitas sumber daya manusia di tubuh PWI menjadi prioritas, seiring tuntutan publik terhadap informasi yang akurat dan berimbang. Karena itu, selain Konferprov, PWI juga terus mendorong pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai instrumen peningkatan kapasitas.
Ketua Panitia UKW, H Rukman Nawawi, menyebut tingginya minat peserta menjadi indikator kesadaran wartawan terhadap pentingnya sertifikasi kompetensi. Namun, pelaksanaan UKW yang semula dijadwalkan pada 21–22 April terpaksa ditunda guna memberi waktu bagi peserta melengkapi persyaratan administrasi.
“Antusiasme cukup tinggi, sudah lebih dari 40 peserta yang mendaftar. Tapi kami ingin semua proses berjalan sesuai standar, sehingga kami menunggu kelengkapan berkas peserta,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyambut positif agenda Konferprov tersebut. Ia menilai peran pers sangat vital dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Pemerintah daerah tentu mendukung penuh kegiatan PWI. Pers adalah mitra strategis dalam pembangunan,” ujarnya.
Chaidir berharap, melalui Konferprov ini, PWI Sulsel mampu melahirkan kepengurusan yang solid serta jurnalis yang semakin menjunjung tinggi etika dan profesionalisme.
Rencananya, Konferprov PWI Sulsel akan diikuti sekitar 400 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, menjadikannya salah satu forum konsolidasi terbesar bagi insan pers di wilayah tersebut.

















