Pulau Pulau di Makassar Mulai Gemerlap di Malam Hari

Rinciannya, sebanyak 25 unit lampu terpasang di Pulau Barrang Lompo dan 15 unit lainnya di Pulau Lanjukang. Selain itu, pemasangan juga menjangkau kawasan Barrang Caddi.

Ikonkata-Walikota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan. Tidak hanya berfokus pada kawasan daratan, pembangunan kini mulai menyasar permukiman warga di pulau-pulau yang selama ini minim infrastruktur dasar.

Langkah nyata itu ditunjukkan melalui percepatan pemasangan penerangan jalan di wilayah kepulauan. Program ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan langsung saat agenda Safari Ramadan pada akhir Maret lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, mengatakan pihaknya bergerak cepat merealisasikan instruksi wali kota. Melalui Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT-PJU), sebanyak 40 unit lampu jalan tenaga surya telah dipasang di sejumlah titik strategis.

“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memastikan pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan,” ujar Rheza, Minggu (19/4/2026).

Rinciannya, sebanyak 25 unit lampu terpasang di Pulau Barrang Lompo dan 15 unit lainnya di Pulau Lanjukang. Selain itu, pemasangan juga menjangkau kawasan Barrang Caddi.

Penggunaan lampu berbasis tenaga surya dinilai sebagai solusi tepat mengingat keterbatasan jaringan listrik konvensional di wilayah kepulauan. Selain ramah lingkungan, teknologi ini dinilai efektif dalam meningkatkan penerangan pada malam hari.

Pemerintah kota menilai penerangan jalan bukan sekadar fasilitas, melainkan bagian penting dalam meningkatkan keamanan, mendorong aktivitas ekonomi, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat pesisir.

Tak hanya infrastruktur penerangan, Pemkot Makassar juga menyiapkan inovasi transportasi laut berupa “pete-pete laut” yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Mei atau Juni 2026. Program ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi antar pulau.

Rencana tersebut disampaikan Munafri saat menerima kunjungan Kepala BPSDM Kementerian Perhubungan RI, Suharto, di rumah jabatan wali kota. Ia menegaskan pentingnya sistem transportasi laut terintegrasi guna memperkuat konektivitas antara daratan Kota Makassar dan wilayah kepulauan.

Rute transportasi ini nantinya akan menghubungkan sejumlah pulau, termasuk Barrang Lompo hingga Lanjukang. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan dermaga serta rumah singgah bagi warga pulau di daratan.

Di sektor pelayanan publik, Pemkot Makassar sebelumnya juga telah menghadirkan kemudahan layanan administrasi kependudukan di tingkat kelurahan. Warga kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen seperti KTP, KK, maupun akta kelahiran.

Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, mengapresiasi langkah pemerintah kota tersebut. Menurutnya, program penerangan jalan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat kepulauan.

“Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan beraktivitas di malam hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai program yang telah dijalankan pemerintah kota memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa pemerataan pembangunan bukan sekadar janji, melainkan kerja nyata yang mulai dirasakan hingga ke pulau-pulau terluar.

banner 336x280