Dua Kemenangan Beruntun, Modal Pede Persija Tatap Menantang PSIM di Stadion I Wayan Dipta Bali

Sejak usai menghadapi PSBS pada 18 April, Persija memang memilih tetap berada di Yogyakarta guna menjaga ritme persiapan.

Ikonkata-Perubahan venue mewarnai laga PSIM vs Persija pada pekan ke-29Super League 2025/26. Melalui circular ILeague tertanggal 18 April 2026, pertandingan yang semula direncanakan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, dipastikan bergeser ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu (22/4/2026) pukul 15.30 WIB.

Keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM, aparat keamanan setempat, serta ILeague sebagai operator kompetisi. Bagi Persija, situasi ini menuntut penyesuaian cepat, mengingat seluruh persiapan sebelumnya telah diarahkan untuk bertanding di Yogyakarta.

Sejak usai menghadapi PSBS pada 18 April, Persija memang memilih tetap berada di Yogyakarta guna menjaga ritme persiapan. Agenda latihan telah disusun untuk mengisi jeda menuju laga berikutnya. Namun, perubahan lokasi membuat Rizky Ridho dan rekan-rekan kini harus merancang ulang skema persiapan, yakni harus menuju Bali.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, memastikan timnya tetap menjalani program yang telah dirancang sembari menunggu waktu keberangkatan.

“Kami akan tetap berada di sini dan kemungkinan berangkat ke Bali pada Selasa (21/4/2026) untuk pertandingan,” kata Mauricio seperti yang disadur redaksi melalui halaman resmi Persija FC.

Ia menambahkan bahwa sesi latihan tetap menjadi prioritas, dengan kemungkinan penyesuaian bergantung pada situasi yang berkembang.

“Kami telah menjadwalkan latihan pada Minggu (19/4/2026) dan Senin (20/4/2026). Jika memungkinkan, kami juga akan berlatih pada Selasa. Semua akan kami sesuaikan dengan kondisi logistik,” tuturnya lagi.

Di tengah dinamika tersebut, Persija datang dengan modal yang menjanjikan dalam menatap laga vs PSIM. Dua kemenangan beruntun, 3-0 atas Persebaya pada 11 April serta hasil positif saat menghadapi PSBS pada 18 April, menjadi fondasi kepercayaan diri jelang pertemuan dengan PSIM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *