Semarak Duta Wisata 2026, Luwu Timur Tegaskan Diri sebagai Destinasi Alam Unggulan Sulawesi Selatan

Bupati Irwan menegaskan bahwa ajang ini menjadi bagian penting dalam strategi promosi wisata daerah

Ikonkata-Nuansa pariwisata terasa kental dalam gelaran Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim, Sabtu malam (18/4/2026). Ajang tahunan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi panggung promosi kekayaan alam dan budaya daerah yang terus berkembang di kawasan Kabupaten Luwu Timur.

Bupati Luwu Timur,  Irwan Bachri Syam , hadir langsung menyaksikan malam puncak bersama jajaran pejabat daerah, unsur Forkopimda, serta tokoh pariwisata. Turut hadir pula Ketua DPD Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) Sulawesi Selatan, Muhammad Rufqi Fathurrahman, yang memberikan semangat kepada para finalis.

banner 970x250

Sejak 15 hingga 18 April 2026, rangkaian seleksi berlangsung dinamis, mulai dari tes tertulis, uji bakat, hingga city tour yang memperkenalkan langsung pesona daerah. Para finalis—putra-putri terbaik dari 10 kecamatan—diajak menyelami potensi wisata yang menjadi kekuatan utama Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa ajang ini menjadi bagian penting dalam strategi promosi wisata daerah. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan menekankan pentingnya objektivitas penilaian agar terpilih figur terbaik yang mampu menjadi wajah pariwisata Luwu Timur.

“Potensi daerah kita sangat besar, mulai dari darat, laut, danau hingga sungai. Ini membutuhkan peran generasi muda untuk terus memperkenalkan Luwu Timur,” ujarnya.

Surga Tersembunyi di Timur Sulawesi Selatan

Luwu Timur dikenal sebagai salah satu daerah dengan lanskap wisata paling lengkap di Sulawesi Selatan. Keindahan alamnya membentang dari pesisir hingga pegunungan, menawarkan pengalaman wisata yang beragam.

Salah satu ikon utamanya adalah  Danau Matano, danau purba yang termasuk terdalam di Asia Tenggara dengan air jernih kebiruan. Danau ini menjadi favorit wisatawan untuk berenang, menyelam, hingga sekadar menikmati panorama matahari terbenam.

Tak jauh dari sana, wisatawan juga dapat menjelajahi Danau Towuti, danau terluas kedua di Indonesia yang menawarkan pesona alam eksotis dengan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Bagi pecinta petualangan, kawasan Air Terjun Mata Buntu menghadirkan panorama air terjun bertingkat yang masih alami dan menantang untuk dijelajahi. Sementara itu, garis pantai seperti Pantai Lemo menyuguhkan suasana tenang dengan hamparan pasir dan laut biru yang cocok untuk wisata keluarga.

Tidak hanya alam, kekayaan budaya lokal juga menjadi daya tarik tersendiri. Tradisi masyarakat serta kuliner khas memperkaya pengalaman wisata di wilayah ini.

Generasi Muda sebagai Ujung Tombak Promosi

Ketua Adwindo Sulsel, Muhammad Rifqi Fathurrahman, menekankan bahwa peran duta wisata tidak berhenti pada ajang pemilihan semata. Ia berharap para finalis mampu menjadi agen perubahan yang aktif mempromosikan potensi daerah, tidak hanya di Luwu Timur tetapi juga di tingkat provinsi hingga nasional.

“Masih banyak potensi di Sulawesi Selatan yang bisa digali dan dipromosikan. Jadilah contoh bagi pemuda lainnya,” pesannya.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan generasi muda, Luwu Timur terus mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan .  Ajang Duta Wisata 2026 menjadi simbol bahwa promosi pariwisata kini tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga pada kreativitas dan peran aktif generasi penerus. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *