Mendag Budi Santoso Melepas Ekspor Komoditi Rumput Laut Maros Menuju Tiongkok

Langkah strategis penguatan ekonomi berbasis kerakyatan kembali ditorehkan di Kabupaten Maros.

Ikonkata – Langkah strategis penguatan ekonomi berbasis kerakyatan kembali ditorehkan di Kabupaten Maros. Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si, secara resmi melepas ekspor komoditi rumput laut menuju Tiongkok yang berlangsung di Kompleks Pergudangan 88 Biz Park R30, Desa Pabbentengang, Kecamatan Marusu, Rabu 4 Maret 2026.

​Kegiatan yang dipusatkan di gudang Sistem Resi Gudang (SRG) PT. Asia Sejahtera Mina Patte’ne ini menjadi momentum penting bagi optimalisasi instrumen perdagangan di Sulawesi Selatan. Turut mendampingi Mendag dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur.

​Dalam arahannya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya pemanfaatan SRG sebagai instrumen “tunda jual” untuk melindungi petani.
​”Sistem Resi Gudang ini adalah solusi agar petani tidak terjebak pada harga murah saat panen raya. Produk bisa masuk gudang dulu, lalu resinya bisa digunakan sebagai jaminan pembiayaan di perbankan untuk modal kerja. Barang baru dijual saat harga sudah bagus di pasar,” ujar Mendag Budi Santoso.

​Lebih lanjut, Mendag menjelaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan ekspor melalui 46 perwakilan perdagangan (ITPC) di 33 negara untuk mencarikan pembeli (buyer) bagi produk lokal. Beliau juga menekankan pentingnya Surat Keterangan Asal (SKA) untuk mendapatkan fasilitas hambatan tarif di negara tujuan.

Direktur Utama PT. Asia Sejahtera Mina, Indra Widiadarma, mengungkapkan bahwa pelepasan ekspor hari ini mencapai volume 75 ton.
​”Meski sempat ada penyesuaian karena libur Imlek di Tiongkok, namun secara rutin ekspor kami biasanya mencapai 300 ton per minggu. Saat ini, harga rumput laut juga menunjukkan tren positif di angka Rp20.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp14.000,” lapor Indra di hadapan rombongan.

​Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, menyambut baik dipilihnya Maros sebagai titik keberangkatan ekspor ini. Menurutnya, kehadiran pergudangan SRG di Marusu sangat membantu stabilitas tata niaga rumput laut yang merupakan salah satu mata pencaharian utama warga pesisir Maros.

​Hadir pula dalam acara ini Kepala Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka) Tirta Karma Senjaya, Direktur Jendral Perlindungan dan Konsumen Niaga (PKTN), Moga Simatupang, serta jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Maros. Kegiatan diakhiri dengan pelepasan secara simbolis di depan truk kontainer yang akan mengangkut rumput laut menuju pelabuhan untuk diberangkatkan ke Tiongkok.

banner 336x280