Ikonkata– Hanya dalam tempo satu tahun, pasangan Bupati Andi Abdullah Rahim dan Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile telah sukses menaikkan angka pertumbuhan ekonomi dalam dua digit ketimbang tahun lalu 2024. Capaian pergerakan ekonomi di Luwu Utara tak lepas dari amatan Bupati Andi Rahim yang memfokuskan programnya dalam bidang pertanian. Hal tersebut terbaca melalui data Badan Pusat Statistik (BPS) di mana sektor memberi kontribusi mencapai kurang lebih 53,50 persen terhadap total PDRB.
Secara keseluruhan menurut BPS, pertumbuhan ekonomi Luwu Utara tercatat sebesar 6,17 persen, meningkat signifikan dibanding tahun 2024 yang berada di angka 4,30 persen. Capaian tersebut menempatkan Luwu Utara pada peringkat keenam tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal pertumbuhan ekonomi.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Utara, Andi Idiel Fitri, menjelaskan pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor utama.
“Pertumbuhan ekonomi Luwu Utara tahun 2025 sebesar 6,17 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang 4,30 persen. Ini menunjukkan adanya percepatan pertumbuhan yang cukup kuat dalam satu tahun terakhir,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Luwu Utara masih didominasi sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan dengan kontribusi sekitar 53,50 persen.
“Sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi penopang utama perekonomian daerah. Kontribusinya mencapai kurang lebih 53,50 persen terhadap total PDRB,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Andi Abdullah Rahim menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah selama satu tahun terakhir.
“Alhamdulillah, ini menjadi kado satu tahun kepemimpinan kami. Pertumbuhan 6,17 persen dan posisi ke-6 di Sulawesi Selatan adalah bukti bahwa arah pembangunan yang kita jalankan berada di jalur yang tepat,” ungkapnya.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memperkuat sektor unggulan, khususnya pertanian, melalui peningkatan produktivitas, hilirisasi komoditas, serta penguatan infrastruktur pendukung agar pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Luwu Utara tidak hanya menunjukkan tren pertumbuhan yang meningkat, tetapi juga mempertegas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.









