Ikonkata-Wakil Bupati Luwu Utara Resmi Buka LangkanaE Champion 2026, yang merupakan upaya Pemda Luwu Utara dalam memperkuat Identitas Budaya Generasi Muda. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lagaligo, Selasa (20/01/2026).
Kegiatan ini menjadi agenda perdana peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80. Diikuti oleh perwakilan 8 sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Luwu Utara, lomba ini memperebutkan Piala Bergilir Datu Luwu, simbol kehormatan tertinggi dari Istana Kedatuan Luwu.
Ratusan peserta dan guru pendamping tampak antusias mengikuti ajang yang menguji kecerdasan, kekompakan, serta pemahaman nilai budaya Luwu.
“Luwu bukan sekadar suku, tapi sebuah bangsa dengan sejarah panjang. Melalui kegiatan seperti ini, kita sedang membangun identitas dan kebanggaan generasi muda terhadap budayanya sendiri,” ungkap Wakil Bupati Jumail Mappile saat membuka lomba secara simbolis dengan pemukulan gong.
LangkanaE Champion tidak sekadar lomba pengetahuan, tetapi juga ruang edukasi budaya yang mengangkat nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kepemimpinan adat, kearifan lokal, dan praktik budaya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bersifat regional dan bertahap di wilayah Tanah Luwu, di mana finalnya akan digelar di Palopo.
Melalu rilis yang disampaikan oleh Humas Pemda Luwu Utara, kegiatan ini setidaknya akan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya dan sejarah Luwu, melestarikan nilai-nilai LangkanaE sebagai warisan leluhur serta mempersiapkan generasi Luwu yang berkarakter dan beridentitas kuat
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini agar dapat menjadi tradisi tahunan, sekaligus wadah pembinaan generasi muda yang cerdas, berbudaya, dan siap memimpin di masa depan. (Adv)









