ikonkataID,MAROS– Pemda Maros telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp. 18 miliar pada tahun 2025 ini untuk penanganan stunting di daerah yang berjuluk Butta Salewangang tersebut. Demikian diungkapkan oleh Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur yang meenyebut bahwa pagu anggaran tersebut telah dialokaskan di sejumlah OPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemda Maros.
Penyediaan anggaran tersebut mengingat angka stunting di Maros pada tahun 2023 sempat menyentuh angka 34 persen berdasarkan survei kesehatan nasional. Walapun kata Muetazim data pada tahun 2024 belum terilis.
“Tahun ini kita maksimalkan intervensi lewat lintas OPD, Rp18 miliar itu bukan angka kecil” tandasnya.
Wabup Muetazim juga menjelaskan bahwa pihaknya melaksanakan delapan aksi konvergensi untuk menurunkan stunting di Kabupaten Maros yang dimulai dari analisis situasi hingga ke tahap monitoring dan evaluasi. Salah satu yang akan dilakukan oleh timnya adalah melakukan pembinaan sejak dini kepada calon orang tua.
“Stunting ini bukan cuma soal angka lahir. Kita dorong pemahaman bahwa sejak pernikahan itu penting untuk tahu soal pemenuhan gizi, soal pola makan saat hamil, dan bagaimana memberi asupan yang tepat setelah anak lahir,” imbuhnya.
Selain itu pemkab juga mengintensifkan keterlibatan kader desa, baik kader pembangunan manusia maupun dari lembaga kemasyarakatan, untuk menyentuh langsung warga di lapangan.

















