PHRI-DPRD Makassar Sambut Positif Kebijakan Kemendagri Pemda Gelar Acara di Hotel

ikonkata.id, Makassar – Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan serta Komisi B DPRD Kota Makassar menyambut positif kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang kembali mengizinkan pemerintah daerah (Pemda) untuk menggelar kegiatan di hotel dan restoran. Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, menyebutkan bahwa keputusan ini membawa angin segar bagi pelaku usaha perhotelan dan sektor terkait lainnya.

Menurutnya, selama ini banyak sektor terdampak akibat pembatasan kegiatan pemerintah di hotel, mulai dari petani sayur, peternak, hingga nelayan. “Ini memberi kelegaan. Multiplier effect dari kegiatan pemerintah sangat besar, apalagi 40-50% kegiatan di hotel selama ini berasal dari instansi pemerintah. Karena itulah banyak hotel yang sempat memangkas jumlah karyawan akibat minimnya kegiatan,” ujar Anggiat, Selasa (10/6/2025).

Ia berharap dengan adanya pelonggaran ini, geliat industri perhotelan di Makassar kembali pulih, meskipun mungkin tidak langsung seperti kondisi sebelum pandemi. Namun setidaknya ini memberi harapan baru untuk bangkit dan membuka peluang pasar baru ke depannya.

“Sekarang mulai ada semangat lagi, karena Presiden dan Mendagri sudah mendorong agar kegiatan pemerintah kembali bisa dilakukan di hotel. Ini menjadi dorongan moral bagi kami untuk bertahan dan berbenah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, juga menanggapi positif kebijakan tersebut. Menurutnya, selama ini banyak pelaku usaha hotel yang terpuruk karena kegiatan pemerintahan lebih banyak dilakukan di kantor atau secara daring.

“Selama ini hotel-hotel sempat tiarap. Sudah berinvestasi besar, tapi pemasukan nyaris tak ada. Dengan adanya himbauan baru ini, sektor pariwisata dan perhotelan bisa perlahan bergerak lagi,” ujar Ismail.

Ia menilai kebijakan ini juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Makassar secara umum, mengingat sektor perhotelan melibatkan banyak tenaga kerja serta mendukung pelaku UMKM di sekitar hotel. “Kita berharap setelah ini, pemda dan OPD kembali rutin melaksanakan kegiatan rapat, pelatihan, atau seminar di hotel. Ini bisa memulihkan industri yang kemarin hampir mati suri,” tutupnya.

Dengan dibukanya kembali ruang kegiatan ini, sektor perhotelan Makassar diharapkan segera bangkit dan memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *