ikonkataID.MAROS- Walaupun terkena imbas akibat efisiensi dan penyesuaian anggaran akan tetapi Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam dan Muetazim Mansyur tetap berkomitmen memenuhi janji politiknya. Terutama program 100 hari kerja sejak dirinya dilantik pada 20 Februari 2025 lalu oleh Presiden Prabowo. Hal utama yang dilakukan oleh Chaidir dan wakilnya adalah fokus awal pada sektor-sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Menurut Chaidir capaian yang telah terlaksana dalam bidang pendidikan yakni perbaikan sanitasi sekolah dan distribusi alat peraga pembelajaran ke berbagai institusi pendidikan. Termasuk pembagian seragam gratis untuk siswa-siswi saat ini tengah berlangsung.
“kami memastikan setiap anak mendapatkan fasilitas belajar yang layak sejak dini,” ujar Chaidir kepada wartawan, Selasa 3 Juni 2025.
Sementara itu pada sektor lain seperti pekerjaan umum, Pemkab Maros telah menggandeng Balai Pompengan Jeneberang untuk proyek normalisasi sungai, serta Program Prioritas Nasional dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di mana dirinya mendorong pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Kopdes Merah Putih.
“Saat ini, tiga dapur SPPG (Sentra Produksi Pangan Gizi) telah aktif beroperasi, dan beberapa lainnya tengah dalam proses persiapan” ungkapnya.
Lalu pada sektor kesehatan, Pemkab Maros telah menambah 11 unit ambulans baru yang diperuntukkan bagi masyarakat di berbagai kecamatan, termasuk wilayah terpencil. Selain itu, RSUD Tipe D Camba telah menjalani visitasi sebagai bagian dari proses perizinan operasionalnya.
“ ini merupakan komitmen kami dalam meningkatkan akses dan kecepatan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa,” jelas Chaidir.
Pada kesempatan tersebut Chadiri menyebut bahwa kunci keberhasilan yang telah dicapai selama 100 hari kerja ini sebab sinergi pimpinan daerah terutama sinergi antara dirinya dan Wakil Bupati yang selalu solid.
“Sinergi kami berjalan sangat baik. Saya merasa didukung penuh, dan ini menjadi modal kuat untuk terus melaju ke depan,” tandasnya. .









