IkonkataID,BANDUNG- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan berencana menaikkan honor para petugas harian lepas kebersihan atau Gober (Gojeg Beresih) di kota Bandung. Hal tersebut dilakukan menyusul selama ini rendahnya honor pekerja lepas harian tersebut,
“Saya sangat prihatin karena honor pekerja harian lepas seperti Gober itu hanya Rp40 ribu per hari, untuk delapan jam kerja. Jauh banget,” ucap Farhan di sela-sela memantau kawasan Alun-alun Bandung Sabtu 19 April 2025.
Seperti yang dikutip melalui wabsiten Pemda Jabar, di mana Walikota Farhan menyebut bahwa nilai yang telah didapatkan selama ini oleh petugas kebersihan sudah tidak layak jika dibandingkan dengan beban kerja yang diemban para petugas kebersihan, terutama di wilayah pusat kota yang padat dan sibuk.
“Kami akan perjuangkan untuk menaikkan honor para Gober dan menambah jumlah petugasnya. Kita tidak bisa hanya mengandalkan alat, manusia juga harus dimaksimalkan,” tegasnya.
Farhan juga menyadari bahwa standar ideal adalah memberikan upah setara UMR kepada para Gober.
Namun, ia realistis bahwa kondisi anggaran saat ini belum memungkinkan.
“Kalau berdasarkan aturan, seharusnya honor Gober itu UMR. Tapi kayaknya anggaran kita belum mampu. Kita akan kejar standar itu, minimal mendekati, sambil kita hitung strategi fiskalnya,” katanya.
Sebagai acuan, ia menyebut bahwa ada usulan honor sekitar Rp4 juta per bulan untuk petugas kebersihan di Jalan Pasteur.
Usulan itu sedang dikaji, dan jika secara fiskal memungkinkan, akan diterapkan secara lebih luas.
Di luar itu, Farhan menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelayanan publik di kawasan Alun-Alun Kota Bandung.
Farhan mengaku kerap mendapat kritik karena dianggap terlalu fokus pada kawasan pusat kota. Namun, ia menanggapi hal itu dengan tenang.
“Kami banyak mendapat kritikan. Disebut wali kota alun-alun dan sebagainya. Namun tidak apa-apa, mau bagaimana lagi, sebab kami tinggal di Pendopo dan daerah alun-alun,” ujarnya. (***/rls)









