Ikonkata — Usia 67 tahun Kabupaten Maros menjadi titik refleksi bagi pemerintah daerah untuk melihat kembali perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat langkah menghadapi tantangan ke depan.
Pesan itu disampaikan Bupati Maros AS Chaidir Syam dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Maros memperingati HUT ke-67 Kabupaten Maros, dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat dan berbagai elemen daerah.
Chaidir menyebut, perjalanan Maros selama 67 tahun tidak lahir dari kerja pemerintah semata. Capaian daerah, kata dia, merupakan hasil keterlibatan banyak pihak, mulai dari masyarakat, DPRD, dunia usaha, akademisi hingga organisasi kemasyarakatan.
“Usia 67 tahun bukan sekadar angka, melainkan momentum refleksi bagi kita semua. Mari terus bersinergi, menjaga kekompakan, dan melangkah bersama untuk Maros yang lebih maju, sejahtera, dan gemilang,” ujarnya.
Menurut Chaidir, semangat kebersamaan menjadi modal penting agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam mendorong kemajuan Kabupaten Maros.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maros atas dukungan dan doa yang terus diberikan bagi pemerintah daerah.
Bagi Chaidir, peringatan HUT ke-67 bukan hanya seremoni tahunan, tetapi kesempatan untuk memastikan perjalanan Maros berikutnya tetap bertumpu pada kekompakan, kolaborasi dan kepentingan masyarakat.









