Herdman Sebut Debut Baker “Sempurna”, Garuda Bidik Konsistensi

Pelatih Indonesia memuji hattrick Mitch Baker pada laga perdana internasionalnya saat Garuda menghancurkan Kamboja 5-1 di ASEAN Hyundai Cup 2026.

Ikonkata-Pelatih Timnas Indonesia John Herdman melontarkan pujian tinggi kepada Mitch Baker setelah penyerang berusia 19 tahun itu mencetak hattrick pada laga debut internasionalnya, membawa Indonesia menang telak 5-1 atas Kamboja pada pertandingan pembuka Grup A ASEAN Hyundai Cup™ 2026, Senin, (27/7/2026).

Bagi Herdman, penampilan Baker bukan sekadar impresif, tetapi menjadi “debut impian” bagi seorang pemain muda yang tampil untuk pertama kalinya di level internasional.

banner 970x250

“Mitchell menjalani debut impian. Ini merupakan penampilan tim yang luar biasa dan momen yang sangat istimewa bagi seorang pemain muda untuk mencetak tiga gol pada debut internasionalnya,” ujar Herdman.

Pelatih yang pernah membawa Kanada tampil di Piala Dunia FIFA 2022 itu menilai Baker mampu menjawab seluruh kepercayaan yang diberikan kepadanya. Bermain di hadapan lebih dari 20 ribu penonton di Bogor, Baker dinilai tetap tenang dan tampil efektif di depan gawang.

“Ia benar-benar memenuhi ekspektasi malam ini. Mencetak hattrick pada laga debut ketika berusia 19 tahun di hadapan lebih dari 20.000 penonton merupakan tantangan besar. Selamat untuknya. Namun seperti yang dikatakan Mitchell, semua itu tidak mungkin terjadi tanpa dukungan rekan-rekan setim,” kata Herdman.

Pelatih asal Inggris itu menegaskan keberhasilan Baker lahir dari kerja kolektif tim. Ia secara khusus memuji kontribusi Eliano Reijnders, Donny Tri Pamungkas, serta kualitas distribusi bola Thom Haye yang menjadi arsitek sejumlah peluang Indonesia.

“Para pemain bekerja sangat keras melakukan tekanan, merebut kembali penguasaan bola di area tinggi, lalu mengirimkan umpan silang kepada Mitchell. Umpan-umpan Thom Haye berada pada level yang luar biasa malam ini. Mitchell tetap harus menuntaskan peluang-peluang itu, dan ia melakukannya dengan sangat baik,” ujarnya.

Selain Baker, Sandy Walsh dan pemain pengganti Jens Raven turut menyumbang gol dalam kemenangan meyakinkan tersebut. Satu-satunya catatan yang mengganjal bagi Herdman adalah kegagalan timnya mempertahankan clean sheet setelah Kamboja memperkecil ketertinggalan melalui Chea Sokmeng pada menit ke-48.

“Kami kecewa karena kami ingin mencatatkan clean sheet. Namun saya juga harus mengakui level teknis sepak bola Asia Tenggara sangat tinggi. Kamboja memiliki pemain-pemain menyerang dengan kualitas yang mampu menciptakan masalah,” ungkapnya.

Meski demikian, Herdman menilai agresivitas dan intensitas pressing Indonesia menjadi faktor utama yang membuat Kamboja kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.

Di kubu lawan, pelatih Koji Gyotoku mengakui keunggulan Indonesia yang dinilai memiliki kualitas individu dan kekuatan fisik lebih baik.

“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami menghadapi tim Indonesia yang memiliki banyak pemain berkualitas. Kami memang kalah dalam dua pertandingan beruntun, tetapi masih memiliki dua laga tersisa dan harus terus berjuang,” ujar Gyotoku.

Ia juga menyoroti keunggulan postur tubuh para pemain Indonesia yang membuat timnya kesulitan memenangkan duel-duel fisik.

Kemenangan atas Kamboja menjadi modal penting bagi Indonesia yang masih memburu gelar pertama di ajang sepak bola paling bergengsi Asia Tenggara tersebut. Selanjutnya, Merah Putih akan bertandang ke Chonburi untuk menghadapi Timor-Leste pada Jumat, sementara Kamboja akan menjamu lawan yang sama pada pertandingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *