DPRD Makassar Perkuat Pengawasan Program Kepemudaan dan Olahraga

Anggota DPRD Makassar Ari Ashari Ilham menegaskan pengawasan menjadi instrumen penting untuk memastikan program pemerintah berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Ikonkata-Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 Angkatan VII di Almadera, Jalan Somba Opu, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan program pemerintah daerah berjalan efektif, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor kepemudaan dan olahraga.

banner 970x250

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengawasan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hadir sebagai narasumber H. Ismail dari KONI dan Bryan R. Brahman, S.STP. Diskusi dipandu oleh moderator Abd. Latif Hasan.

Dalam paparannya, H. Ismail menegaskan pengawasan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menciptakan program pembangunan yang berkelanjutan.

“Pengawasan bukan hanya melihat kekurangan, tetapi menjadi bagian dari proses perbaikan agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai sektor kepemudaan dan olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda.

“Kemajuan daerah dapat dilihat dari bagaimana pemerintah mampu membuka ruang bagi pemuda untuk berkembang melalui program yang tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Bryan R. Brahman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Penyelenggaraan pemerintahan yang baik membutuhkan kerja bersama, karena keberhasilan pembangunan tidak dapat berjalan hanya dengan satu pihak,” jelasnya.

Menurutnya, pengawasan juga harus menjadi ruang komunikasi yang konstruktif agar aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan terhadap program kepemudaan dan olahraga, termasuk upaya memastikan program tersebut tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Peserta juga menyoroti pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat agar setiap kebijakan yang diambil lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Menanggapi hal tersebut, para narasumber menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan menjadi salah satu kunci mewujudkan pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Makassar berharap sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat sehingga pelaksanaan program pembangunan, khususnya di bidang kepemudaan dan olahraga, dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *