PDAM Makassar Kawal Penyelesaian Pompa Manggala, Uji Coba Akhir Juni Jadi Penentu Pemulihan Layanan Air

Bagi PDAM Makassar, keberhasilan proyek ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek terhadap gangguan layanan, tetapi juga menjadi fondasi penguatan sistem penyediaan air bersih yang lebih andal untuk menghadapi peningkatan kebutuhan pelanggan pada tahun-tahun mendatang.

Ikonkata – Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar mematok akhir Juni 2026 sebagai momentum penting dalam upaya memulihkan distribusi air bersih. Pada periode tersebut, satu unit pompa baru di Instalasi Manggala ditargetkan sudah memasuki tahap uji coba operasional untuk menambah kapasitas pasokan air ke sejumlah wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan layanan.

Target tersebut menjadi perhatian langsung jajaran direksi PDAM. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum, bersama Plt Direktur Umum Andi Taufik Aris dan tim produksi turun ke lokasi proyek guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati dengan kontraktor pelaksana, PT Traya Tirta Makassar.

banner 970x250

“Kami bersama Direktur Umum dan Kabag Produksi berkunjung ke lokasi untuk memastikan janji PT Traya Tirta Makassar bahwa instalasi pompa di Manggala dapat berfungsi pada akhir Juni ini,” ujar Andi Syahrum, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, sejumlah pekerjaan teknis masih menjadi fokus penyelesaian sebelum sistem dapat dioperasikan. Di antaranya penyambungan tiga unit pompa ke jaringan utama, penyelesaian instalasi kelistrikan, serta penyambungan pipa pada jalur akhir distribusi.

Manajemen PDAM telah meminta kontraktor mempercepat seluruh tahapan pekerjaan agar pengujian operasional tidak mengalami keterlambatan.

“Kami sudah menghubungi pihak kontraktor untuk mempercepat pekerjaan. Jika memungkinkan, penyambungan pipa dapat selesai pekan ini. Sementara itu, penyambungan pompa dan kesiapan jaringan listrik juga terus kami dorong agar seluruh sistem segera dapat diuji coba,” katanya.

Setelah jaringan listrik terpasang, seluruh perangkat akan menjalani pengujian untuk memastikan pompa mampu bekerja sesuai kapasitas yang direncanakan sebelum dioperasikan secara penuh.

Syahrum menjelaskan, pembangunan instalasi baru ini menjadi salah satu solusi atas menurunnya kemampuan distribusi air yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut dipicu rusaknya pompa lama yang selama bertahun-tahun menjadi penopang tambahan pasokan air baku.

“Biasanya pada tahun-tahun sebelumnya, suplai air ditopang oleh pompa lama tersebut. Namun tahun ini pompa itu mengalami kerusakan dan belum diperbaiki karena menunggu selesainya instalasi pompa baru di Manggala,” jelasnya.

Akibat kerusakan itu, distribusi air ke sejumlah kawasan mengalami penurunan sehingga keluhan pelanggan meningkat, terutama di wilayah utara dan beberapa kawasan timur Kota Makassar.

“Keluhan masyarakat meningkat karena pompa yang selama ini digunakan mengalami kerusakan. Sementara pompa penggantinya masih dalam proses penyelesaian dan membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua bulan,” ungkapnya.

Meski demikian, PDAM memastikan pengawasan terhadap proyek akan dilakukan secara berkelanjutan. Direksi menjadwalkan kembali melakukan inspeksi lapangan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berlangsung sesuai target.

“Insyaallah seluruh progres ini kami kawal bersama. Pekan depan kami akan kembali turun ke lokasi untuk melihat perkembangan pekerjaan,” tutur Syahrum.

PDAM menargetkan sedikitnya satu unit pompa sudah dapat dioperasikan untuk uji coba pada akhir Juni sebelum keseluruhan sistem berfungsi secara penuh.

“Target kami, minimal satu pompa sudah berfungsi dan bisa diuji coba pada akhir Juni,” tegasnya.

Apabila tahapan uji coba berjalan sesuai rencana, instalasi pompa Manggala akan menjadi penguat sistem distribusi air bersih ke wilayah utara Kota Makassar, kawasan Kerung-Kerung, hingga sejumlah permukiman di bagian timur kota yang selama ini membutuhkan tambahan pasokan air.

Bagi PDAM Makassar, keberhasilan proyek ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek terhadap gangguan layanan, tetapi juga menjadi fondasi penguatan sistem penyediaan air bersih yang lebih andal untuk menghadapi peningkatan kebutuhan pelanggan pada tahun-tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *