Lepas Calon Pekerja Migran ke Jepang, Bupati Andi Ina: Jaga Nama Baik Barru dan Pulang Membawa Kesuksesan

Kelima calon pekerja migran tersebut dipersiapkan untuk bekerja di perusahaan sektor perikanan di Jepang melalui program pelatihan dan penempatan yang difasilitasi PT Brexa Raya Indonesia.

Ikonkata – Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses kerja di luar negeri. Komitmen itu ditunjukkan dengan pelepasan lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Barru yang akan mengikuti tahapan akhir penempatan kerja di Jepang.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari di Rumah Jabatan Bupati Barru, Ahad 10 Mei 2026, sebelum para peserta bertolak ke Jakarta untuk menjalani pelatihan lanjutan.

banner 970x250

Kelima calon pekerja migran tersebut dipersiapkan untuk bekerja di perusahaan sektor perikanan di Jepang melalui program pelatihan dan penempatan yang difasilitasi PT Brexa Raya Indonesia.

Dalam arahannya, Andi Ina mengingatkan bahwa kesempatan bekerja di luar negeri bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Barru dan Indonesia.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjaga sikap, disiplin, serta menjunjung tinggi etika selama berada di negeri sakura.

“Ini adalah pintu gerbang menuju masa depan yang cerah. Selama di Jepang, jaga etika, sopan santun, disiplin kerja, dan jangan lupa orang tua serta kampung halaman,” pesan Andi Ina.

Bupati berharap pengalaman bekerja di Jepang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga para peserta, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke daerah.

Menurutnya, pekerja migran yang sukses di luar negeri diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Barru untuk meningkatkan kompetensi dan berani bersaing di tingkat internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Barru, Syamsir, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat sembilan peserta asal Barru yang mengikuti pelatihan gelombang pertama selama sekitar satu bulan di Universitas Islam Makassar (UIM).

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh sending organizer PT Brexa Raya Indonesia sebagai bagian dari proses seleksi calon pekerja migran ke Jepang.

“Dari sembilan peserta asal Barru yang mengikuti pelatihan tahap awal, lima orang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pelatihan lanjutan di Jakarta sebagai tahap pemantapan sebelum diberangkatkan ke Jepang,” jelas Syamsir.

Ia menambahkan, satu peserta yang telah memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Jepang telah lebih dahulu diberangkatkan ke Jepang.

Sementara peserta lainnya dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 14 Mei 2026 untuk mengikuti pelatihan intensif selama dua bulan sebelum diterbangkan ke Jepang.

“Hari ini mereka berpamitan sekaligus meminta arahan dan doa restu kepada Ibu Bupati sebelum berangkat menjalani tahapan berikutnya,” ujarnya.

Program penempatan tenaga kerja ke luar negeri tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Barru dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki daya saing global.

Melalui pembekalan kompetensi, kemampuan bahasa, dan pembinaan karakter, pemerintah berharap para pekerja migran asal Barru tidak hanya berhasil secara ekonomi, tetapi juga menjadi duta daerah yang mampu menunjukkan etos kerja, disiplin, dan profesionalisme di tingkat internasional.

banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *