Ikonkata-Rumor kepulangan pelatih asal Bosnia-Herzegovina ke Indonesia mulai beredar kuat dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah laporan menyebut Kalezic tengah menjalin negosiasi dan menjadi kandidat utama untuk kembali menukangi PSM Makassar musim depan.
Bahkan, kabar yang berkembang menyebut mantan pelatih Juku Eja tersebut telah terlihat berada di Makassar, sebuah sinyal yang semakin memanaskan spekulasi publik sepak bola Indonesia.
Jika kepulangan itu benar terjadi, maka ini bukan sekadar reuni biasa.
Kalezic adalah sosok yang pernah mengakhiri salah satu penantian terpanjang dalam sejarah PSM. Pada musim 2018/2019, ia membawa klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu menjuarai Piala Indonesia 2018–2019 dan mengakhiri puasa trofi selama 19 tahun.
Di tengah tekanan besar dan ekspektasi tinggi publik Makassar, Kalezic berhasil membangun tim dengan identitas permainan yang disiplin dan agresif.
Meski hanya bertahan sekitar 11 bulan sebelum memutuskan mundur pada akhir 2019, jejaknya tak pernah benar-benar hilang dari memori klub.
Setelah meninggalkan Indonesia, Kalezic melanjutkan karier di Eropa dengan menangani sejumlah klub, termasuk ADO Den Haag di Belanda dan FK TSC di Serbia.
Menariknya, dalam periode itu ia juga sempat bekerja dengan beberapa pemain muda yang kini menjadi bagian penting Timnas Indonesia, termasuk Rafael Struick dan Ivar Jenner.
Pengalaman tersebut membuat profil Kalezic berkembang bukan hanya sebagai pelatih berpengalaman Asia Tenggara, tetapi juga figur yang memahami perkembangan sepak bola modern Eropa dan pembinaan pemain muda.
Kini, ketika PSM bersiap menghadapi musim baru dengan ekspektasi besar dari suporternya, nama Kalezic kembali muncul sebagai simbol harapan.
Belum ada pengumuman resmi dari manajemen klub. Namun di Makassar, rumor kadang bekerja seperti api kecil yang cepat membesar di tengah gairah sepak bola kota.









