Ikonkata-Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengolahan Sampah dan Strategi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (23/04/2026).
Rakor ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang juga diikuti para Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan bahwa, indikator untuk mendapatkan piala Adipura sangat ketat sehingga dibutuhkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya tahu betul para Wali Kota dan Bupati memahami betapa pentingnya kebersihan. Oleh karena itu, kita sepakati bersama untuk memperkuat komitmen dalam pengelolaan sampah,” ujar Jufri Rahman.
Ia menambahkan, penanganan sampah tidak hanya berfokus pada hilir saja, akan tetapi juga dimulai dari hulu yakni dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan sampah.
Lebih lanjut, Jufry menuturkan bahwa Pemprov Sulsel telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur melalui Gerakan ASRI sebagai upaya dalam mendorong pengelolaan sampah yang terpadu. Kemudian, pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis reduce, reuse, dan recycle (3R).
Sementara itu, Bupati Irwan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pengolahan sampah yang membutuhkan peran aktif dari masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami terus mendorong pengolahan sampah yang dimulai dari memilah sampah rumah tangga. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif dari masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” ungkapnya.
Selain itu, pada rakor ini dilaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Pengolahan Sampah dan KIE oleh para wali kota dan bupati, yang disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan Deputi PPI-TKNEK Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Melalui rakor ini, diharapkan dapat terbangun sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam membuat pengolahan sampah yang lebih efektif









