Bupati Maros Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Layak Anak Melalui Pemberdayaan Perempuan

ikonkata.id, Maros – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bersama Yayasan Maupue Maros menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Maros sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui Seminar dan lokakarya suara perempuan untuk Maros yang ramah anak mengusung tema “pemberdayaan perempuan untuk penuntasan angka tidak sekolah (ATS)dan Anak Korban kekerasan” Bertempat di Baruga B (Jumat 12/09/2025).

Dalam sambutannya sebagai keynote speaker, Bupati Maros, Bapak H AS Chaidir Syam menyampaikan bahwa perjuangan untuk menjadikan Maros KLA telah menjadi prioritas utama. Perda Kabupaten Layak Anak, sistem perlindungan anak, dan perlindungan perempuan telah ada.

banner 970x250

“Ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Maros dengan adanya Perda Nomor 8 Tahun 2017 menjadi landasan kuat untuk bergerak maju,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Maros telah memiliki langkah maju yang signifikan, yaitu dengan mendata secara rinci by name, by address anak-anak di Kabupaten Maros yang putus sekolah dan tidak mendapatkan pendidikan. Data ini menjadi modal penting untuk memahami akar masalah, seperti kasus pernikahan anak di usia dini yang menjadi salah satu penyebab utama. Namun, tantangan selanjutnya adalah merumuskan aksi nyata yang efektif untuk mengatasi persoalan ini, mengubah data menjadi solusi, dan memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk bersekolah dan meraih masa depan yang lebih baik.

“harapan kita ya semoga lewat lokal karya ini ada beberapa rekomendasi nanti yang bisa disampaikan ke kami. Apa rekomendasinya ke teman-teman di legislatif dan apa rekomendasi buat para organisasi-organisasi sehingga bisa disatukan dan kolaborasi secara sinergi untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak dan peduli perempuan, karena sekarang ini yang paling penting adalah perhatian kita terhadap anak-anak kita. Bonus demokrasi sudah terlihat, dan kalau ini tidak dijaga dengan baik maka kita akan menghancurkan masa depan negara yang kita cintai” ujar bupati.

Beliau juga menekankan bahwa regulasi yang ada perlu diiringi dengan aksi nyata di lapangan, salah satunya melibatkan peran aktif masyarakat, khususnya perempuan.

Pemkab Maros terus berupaya mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan masyarakatnya, dengan Kesejahteraan masyarakat secara langsung meningkatkan kualitas hidup anak, karena orang tua memiliki sumber daya yang lebih baik untuk memenuhi hak-hak anak, dan kesejahteraan perempuan dengan memberdayakan perempuan, meningkatkan partisipasi mereka dalam berbagai aspek kehidupan, dan memastikan hak-hak mereka terlindungi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *