Ikonkata-Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat komitmen mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) melalui optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Upaya tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi Terkait Implementasi Strategis Pencapaian UHC Tahap II Tahun 2026 yang berlangsung di Sobat Kopi, Jalan Veteran, Kota Parepare, Kamis (27/8/2026).
Forum tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Andi Syarifuddin, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare Dr. Muh. Ali, jajaran OPD, serta pengelola JKN Kabupaten Barru.
Pertemuan menjadi ruang evaluasi capaian kepesertaan JKN sekaligus merumuskan langkah untuk memastikan cakupan UHC tetap terjaga hingga akhir 2026.
Sekda Barru Andi Syarifuddin mengatakan, evaluasi berkala penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan sekaligus menemukan persoalan yang masih perlu diperbaiki.
“Forum ini menjadi ruang untuk kita mengevaluasi capaian, mempelajari data, kemudian berdiskusi dan merencanakan langkah-langkah perbaikan yang harus dilakukan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan UHC bukan hanya diukur dari luasnya cakupan kepesertaan. Akurasi data juga menjadi faktor penting agar setiap peserta ditempatkan pada segmen kepesertaan sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.
Data Peserta Jadi Perhatian
Pemkab Barru juga mendorong optimalisasi kepesertaan yang menjadi tanggungan pemerintah pusat melalui segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.
Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban pembiayaan yang harus ditanggung pemerintah daerah melalui APBD.
Evaluasi juga dilakukan terhadap segmen peserta lainnya. Pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan akan memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria untuk masuk dalam segmen tertentu dapat ditempatkan sesuai ketentuan, sehingga tidak seluruhnya menjadi tanggungan daerah.
“Data harus terus kita perbaiki dan kita sesuaikan. Ini penting agar pembiayaan jaminan kesehatan lebih efektif dan tepat sasaran,” kata Andi Syarifuddin.
Ia menegaskan Pemkab Barru tetap berkomitmen mempertahankan capaian UHC. Dukungan anggaran untuk keberlanjutan program jaminan kesehatan juga telah menjadi perhatian dalam perubahan anggaran 2026.
“Kita tetap berkomitmen bagaimana jaminan kesehatan ini bisa kita pertahankan. Ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat,” tegasnya.
Perkuat Kerja Sama dengan BPJS
Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan Addendum Rencana Kerja antara Pemkab Barru dan BPJS Kesehatan Cabang Parepare.
Addendum tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan JKN bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja Kabupaten Barru dalam rangka UHC.
Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya memastikan keberlanjutan kepesertaan JKN sekaligus memperkuat kerja sama pemerintah daerah dengan BPJS Kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Dr. Muh. Ali, menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan kepesertaan serta memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Pemkab Barru berharap sinergi tersebut terus diperkuat, terutama dalam pemutakhiran data, pengelolaan kepesertaan, dan penyusunan strategi mempertahankan UHC.










