Ikonkata-Di tengah dorongan memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan anak, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat memilih memulainya dari lingkungan kerja.
Melalui kebijakan internal, Bapperida memberikan ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk menjalankan peran sebagai orang tua tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, mengatakan dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) bukan sekadar mengikuti program pemerintah, tetapi telah menjadi bagian dari budaya kerja yang dibangun di instansi yang dipimpinnya.
Sebagai langkah awal, Bapperida mendata pegawai yang memiliki kondisi khusus, seperti ibu hamil, ibu menyusui, ASN yang memiliki anak usia sekolah, hingga pegawai yang merawat orang tua di rumah.
Data tersebut kemudian menjadi dasar penyusunan kebijakan kerja yang lebih adaptif terhadap kebutuhan keluarga.
“Pegawai yang mengantar anak ke sekolah diberikan dispensasi pada apel pagi. Kami ingin para ayah tetap memiliki kesempatan menjalankan perannya di rumah tanpa mengurangi komitmen terhadap tugas sebagai ASN,” kata Amujib.
Selain itu, ASN yang sedang hamil maupun menyusui juga diberikan keleluasaan waktu agar dapat lebih dahulu memenuhi kebutuhan kesehatan diri dan anak sebelum memulai aktivitas di kantor.
Menurut Amujib, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Ia menilai pembangunan sumber daya manusia tidak cukup dilakukan melalui program di masyarakat, tetapi harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.
“Kalau ingin menyelesaikan persoalan di masyarakat, kita harus mampu memberi contoh dari lingkungan ASN terlebih dahulu. Keluarga yang sehat dan harmonis adalah fondasi pembangunan,” ujarnya.
Amujib menambahkan perhatian terhadap keluarga merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. Kehadiran ayah dalam proses pengasuhan, dukungan terhadap ibu hamil dan menyusui, hingga kepedulian kepada pegawai yang merawat orang tua dinilai memiliki dampak besar terhadap pembentukan generasi yang lebih berkualitas.
Melalui kebijakan tersebut, Bapperida Sulbar berharap budaya kerja yang lebih ramah keluarga dapat terus tumbuh di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sekaligus menjadi contoh bahwa produktivitas kerja dapat berjalan beriringan dengan penguatan peran keluarga.










